Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Membuat Alat Evaluasi itu Tidaklah Mudah
bahasainggris.co.id

Membuat Alat Evaluasi itu Tidaklah Mudah

Apakah Anda guru? Jika iya pastinya sudah sering membuat alat evaluasi yang akan digunakan untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa pada rentangan waktu tertentu. Apakah berdasarkan kompentensi dasar tertentu atau beberapa kompetensi dasar. Apakah sifatnya penilaian harian harian, semesteran, atau bahkan tahunan. Alat evaluasi yang digunakan untuk mengukur ranah kognitif, afektif, maupun psykomotor.

Lalu jika tinjauan pembuatannya bagaimana guru melakukannya di sekolah? Apakah guru langsung membuat alat tes kemudian mengunakannya? Apakah membuatnya sesuai dengan prosedur keilmuan atau tidak.

Jika membuat soal evaluasi sejatinya mulai dari kajian kurikulum, kompetensi inti, kompetensi dasar, materi pembelajaran, materi esensial, membuat tujuan pembelajaran, memasukannya dalam RPP, membuat kisi-kisi soal, menuliskan alat evaluasi, membuat rubrik soal dengan skornya, lalu menggunakan RPP di kelas, dan menggunakan alat evaluasi untuk mengetahui hasil belajar yang telah dilakukan seorang guru.

Ada unsur yang saling berkaitan mulai dari kualitas guru, siswa, daya dukung sekolah, maupun pihak orangtua. Semua pihak harus sinergi untuk proses pendidikan diantaranya adalah evaluasi terhadap siswa.

Siswa objek terpenting supaya bisa dinilai dengan baik. Bukan memberikan jawaban kepada mereka sebelum dilakukan tes, akan tetapi bagaimana siswa tersebut melakukan proses belajar yang baik karena mendapatkan perlakuan belajar yang baik pula. Pastimya hasilnya juga akan lebih baik dan sesuai harapan.

Siswa berhak mengetahui apa tujuannya belajar, sampaikanlah tujuan belajar kepada mereka, lalu pilihlah pendekatan dan metode yang sesuai dengan konten materi bagaimana caranya siswa bisa mencapai tujuan pembelajaran melalui tahapan proses berpikir apakah pada ranah kogntif, sikap, maupun psykomotor. Jika itu sudah dilakukan dengan baik, lakukan tes dengan menggunakan alat evaluasi yang tepat apakah menggunakan tes tulis, observasi penilaian sikap dan perbuatan. Pastinya alat evaluasi bisa mengukur kompetensi belajar siswa secara tepat dan akurat.

Dukungan pihak sekolah juga sangat penting. Mulai dari menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung proses evaluasi seperti penyediaaan ATK yang cukup, alat pendeteksi tes (scaner), maupun lab komputer yang mumpuni untuk pembelajaran berbasis teknologi infornasi, atau adanya aturan penggunaan penilaian menggunakan gawai berbasis android. Hal tersebut orangtua harus mengetahuinya juga untuk mensukseskan program penilaian pada siswa.

Sudahkah cukup proses itu? Belum, alat evaluasi yang telah dibuat harus diujicoba kepada siswa untuk mengetahui apakah uji reabilitas, validitas, tingkat kesukaran, pembeda, apakah pengecoh berfungsi atau tidak, penggunaan bahasa, dan sebagainya.

Setelah diujicoba soal direvisi, kemudian soal hasip revisi kembali diujikan setelah diperbaiki khusus pada soal yang bermasalah. Lalu kembali diujicobakan kembali. Lalu kembali dianalisis, ada soal yang harus diganti atau dibuang. Gunakanlah soal-soal yang hanya dapat mengukur kemampuan siswa.

Tidak ada justifikasi siswa tidak mampu menjawab tes karena semua proses sudah dilakukan dengan proses yang baik dan benar. In sya Allah hasilnya dapat sesuai harapan. Alat evaluasi bisa mengukur secara tepat, mampu membedakan kompetensi siswa. Mana siswa yang sudah menguasai kompetensi mana yang belum.

Sejatinya guru harus terus berupaya meningkatkan kualitas diri. Diantaranya kemampuan membuat alat evaluasi yang baik dan benar. Walaupun itu tidaklah mudah tetapi bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Ilmu dunia itu tidak ada yang tidak bisa dipelajari jika kita mau belajar.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Insya Allah, ketika proses terjalani, hasil akan didapat. Sukses selalu dan barakallahu fiiik

21 Nov
Balas
search