Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya

Kamauan dan Keberanian Tidaklah Cukup

Setiap manusia terlahir dengan otak yang sempurna. Melalui otaknya kemudian melakukan proses berpikir. Lalu dalam proses berpikir tersebut dinamisasinya semuanya dilakukan oleh setiap orang yang bersangkutan. Apakah hanya sebatas pengetahuan, terrealisasi dalam sikap dan perilaku, lalu teraktualisasi dalam perbuatan.

Setiap orang memiliki banyak kemauan. Kemauan berasal dari pemikiran dan keberanian. Lalu apakah kemauan dan keberanian itu cukup? Tentu tidak. Semisal terdapat banyak buaya dengan ukuran besar di sungai yang sedang kelaparan, kemudian seseorang akan menyebrang sungai dengan berenang karena tidak ada jembatan. Orang tersebut bisa berenang. Modal kemauan sudah dimiliki dan keberanian juga ada menyebrangi sungai tersebut, tetapi itu tidaklah cukup, bagaimana tidak disungai ada buaya yang siap menerkam.

Begitu juga kehidupan, manusia memiliki kemauan dan keberanian saja tidaklah cukup. Lalu apa yang paling utama yang harus dmiliki seorang manusia? Kecakapan hidup/kualitas diri/life skill/ dan keimanan dan ketaqwaan mutlak harus dimiliki. Jika itu sudah ada maka kemauan dan keberanian bisa menjadi pijakannya.

Semoga saja setiap orang dapat mengenal karakter diri masing-masing apa yang menjadi keahliannya. Jika seandainya keahliannya ingin ditambah tinggal belajar, belajar, dan belajar lagi. Apakah melalui pendidikan formal, nonformal, atau informal. Lakukan proses belajar dengan komitmen yang kuat guna mendapatkan keilmuan sebagai tuntutan kebutuhan dan agama untuk lebih meningkatkan nilai ibadah kita kepada Allah.

In Sya Allah semuanya tidak ada yang tidak mungkin. Belajar itu sepanjang hayat. Sukses dunia dan akhirat adalah pilihan. Mau keduanya atau hanya mendapatkan salah satunya atau tidak mendapatkan keduanya semuanya dikembalikan kepada setiap individu. Pastinya manusia itu makhluk surga dimana nenek moyang kita yaitu Nabi Adam dan Hawa berasal dari sana. Seyyogyanya kita pula harus bisa kembali kesana. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

search