Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Bom Bunuh Diri Medan, Why?
Jawa pos

Bom Bunuh Diri Medan, Why?

Rabu 13 November 2019, saat pagi terjadi bom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara. Lokasi bom bunuh diri di Mapolres Medan. Pelaku terduga bom bunuh diri terekam kamera CCTV menggunakan seragam ojek online di loket pelayanan SKCK di Mapolres Medan. Beberapa orang di lokasi menjadi korban luka-luka. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian pelaku adalah seorang mahasiswa.

Lalu mengapa ada orang yang melakukan tindakan bom bunuh diri tersebut? Banyak faktor penyebabnya tetapi paling berpotensi adalah seseorang terdoktrin ideologi yang keliru. Menyakini bahwa targetnya adalah orang diluar golongan mereka, jika bom bunuh diri dilakukan terhadap mereka mendapatkan jaminan surga bagi pelaku tersebut.

Pertanyaanya yang mempunyai Surga itu siapa? Bapak moyangnya pelaku, tentunya bukan. Siapapun yang meninggal harus dihisab segala amal perbuatannya. Jika lebih banyak amal Ibadahnya maka berpotensi masuk Surga dan begitu juga sebaliknya neraka ancamanya. Tetapi kewenenang penuh ada pada Sang Pencipta. Pasca kehidupan di bumi adalah alam gaib hanya Allah yang maha tahu. Jika seseorang ingin mengetahuinya, yah meninggalah lebih dahulu.

Jika pelaku menyakini yang dilakukan adalah jihad, itu suatu kekeliruan besar. Jihad boleh jika Indonesia sedang dijajah/perang. Permasalahannya Indonesia sedang dalam keadaan damai. Jika ingin jihad maka jihadlah untuk melakukan banyak kebaikan bagi diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, serta agama.

Bom bunuh diri sejatinya adalah tindakan yang sangat keliru dilakukan. Setiap individu harus benar-benar memahami konsep hidup dengan landasan pemahaman agama dengan benar. Allah telah memberikan ridhonya bagi setiap orang untuk hidup di dunia. Memberikan peluang menjadi manusia yang terbaik saat hidup di dunia dan silahkan perbanyak bekal amal ibadah serta keimanan ketaqwaan untuk alam pasca kehidupan dunia.

Jika pelaku mengataskan Islam sangat salah. Islam itu agama kedamaian. Sejatinya waspadalah terhadap berbagai potensi tindakan yang sama disekitar tempat tinggal kita masing-masing. Waspadalah!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Pola pikir harus dibenahi, ajak masuk Gurusiana aja Pak Mulya, hehehe. Sukses selalu dan barakallahu fiik

14 Nov
Balas

Keren tulisannya Pak

14 Nov
Balas

Berarti pemahaman atas surga ,jihad yang benar ,itulah yang perlu diperbaiki ya Pak.Sehat n sukses sllu

14 Nov
Balas
search