Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Wirausaha adalah Keberpihakan
Dokumentasi Penulis

Wirausaha adalah Keberpihakan

Setiap orang tentunya memiliki organisasi sosial. Organisasi sosial yang utama adalah keluarga. Setelahnya ada lembaga pendidikan, tempat bekerja, masyarakat, bahkan negara.

Pada organisasi sosial memiliki anggota. Setiap orang pada organisasi sosial memiliki banyak inisiatif. Salah satu inisiatif mereka adalah melakukan aktivitas jual beli. Apakah sifatnya bayar kontan atau melalui kredit.

Pada madrasah tempat saya bertugas ada rekan sejawat yang menjual pewangi untuk menyetrika, jual jaket, jual tomat segar perkilo, jual alpuket, jual baju gamis, koko, donat, menjelang Idul Fitri jualan kue kering, dan lain sebagainya.

Hari ini saja saya membeli donat, barang dagangan teman. Satu dus isinya 6 donat. Saya membeli dua dus. Maklum keluarga besar. Jika kurang bisa terjadi perang donat he..he... Saya berpikir lebih baik beli lebih dibandingkan kurang.

Setiap ada teman yang jualan, saya selalu membeli apapun itu. Bukannya saya memiliki sifat konsumerisme akan tetapi melakukan keberpihakan terhadap teman yang melakukan kegiatan wirausbeli

Saya coba lakukan pembanding untuk harga jual teman-teman. Mereka menjualnya dibawah harga pasar. Kualitas produk juga sangat dipertimbangkan. Pertimbangan mereka jika kualitas buruk tidak enak, jadi bahan omongan teman, bahkan mereka memberikan garansi barang yang terjual.

Jadi marilah kita dukung rekan kita yang berwirausaha dengan melakukan keberpihakan dengan membeli produk mereka. Jika seorang teman memiliki 20 item produk. Kemudian jumlah guru ada 50 orang. Pastinya 20 item itu habis terjual. Pasti rekan kita bahagia, karena produknya laris manis. Membahagiakan teman ibadah, memberikan rizki pada teman juga ibadah, bahkan membuat sukses orang bisa menjadi ladang amal ibadah.

Yuk lakukan keberpihakan kepada rekan yang sedang berwirausaha.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Betul, Pak Guru. Bukan konsumerisme tetapi sebagai bentuk keberpihakan terhadap usaha teman sendiri. Selain tentunya mengeratkan ikatan silaturrahmi yang sudah ada. Saya juga seperti itu. Semoga menjadi semangat dan doa bagi kelanggengan usaha teman kita. Aamiin. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah.

13 Mar
Balas

Iya Bunda Rai, dapat mengeratkan tali silaturahmi juga. Semoga mereka sukses sebagai pendidik juga pengusaha walaupun hanya sampingan. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

14 Mar
search