Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Waspada Potensi Kebakaran Saat Musim Kemarau
Daerah-Sindonews

Waspada Potensi Kebakaran Saat Musim Kemarau

Indonesia negara tropis berada diantara 6 derajat lintang utara s.d 11 derajat lintang selatan. Sehingga berdasarkan iklim matahari Indonesia memiliki dua musim yaitu hujan dan kemarau.

Terlebih musim kemarau diperparah dengan adanya perubahan iklim global dan berkurangnya pohon sebagai salah satu sumber penguapan uap air di udara untuk mendorong terjadinya hujan melalui proses transpirasi.

Secara teori musim kemarau terjadi pada bulan April s.d Oktober karena adanya pengaruh angin muson timur. Bulan-bulan ini sebagaimana kita tahu hujan sudah lama tidak turun. Malam begitu dingin siang begitu panas dan kering. Amplitudo harian begitu ekstrem. Itulah pertanda kemarau sedang melanda.

Masyarakat banyak yang kesulitan air. Tumbuhan mengalami kekeringan bahkan hewan banyak yang mati karena kesulitan air. Tentunya akhir-akhir ini banyak peristiwa kebakaran yang terjadi berdasarkan informasi dari media cetak dan elektronik.

Kebakaran merupakan suatu bencana. Bencana kebakaran berdasarkan penyebabnya dibagi menjadi dua yaitu akibat peristiwa alam dan perbuatan manusia.

Kebakaran akibat pristiwa alam awalnya dipicu kemarau berkepanjangan. Hutan mengalami kekeringan. Batang pohon ada yang bergesekan sehingga memicu panas dan muncul api. Selain itu pada saat mendung terjadi petir tetapi tidak turun hujan. Petir dapat mengenai pohon kemudian memunculkan api sehingga terjadi kebakaran. Kebakaran karena alam jarang terjadi.

Kebakaran akibat perbuatan manusia umumnya terjadi karena faktor kesengajaan dan ketidak sengajaan. Faktor kesengajaan misalnya pembakaran hutan untuk ladang berpindah dan perkebunan.

Sedangkan kebakaran karena ketidaksengajaan seperti membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah, pencinta alam tidak mematikan api bekas memasak, bermain api, dan konseleting listrik.

Saat musim kemarau ketika semuanya mengalami kekeringan seperti tumbuhan dan semua komponen bangunan maka saat terbakar prosesnya sangat cepat. Hitungan menit semuanya sudah hangus terbakar. Parahnya jika terjadi kebakaran rumah, pabrik, dan hutan dapat menimbulkan korban jiwa.

Bahaya kebakaran bukan hanya panasnya api melainkan asap kebakaran yang bersifat racun. Asap ini merupakan karbonmonoksida jika terhirup manusia maka dapat menyebabkan kematianl karena menghirup asap.

Waspadalah terhadap potensi kebakaran. Kebakaran bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. Hati-hati terhadap potensi kebakaran yang mungkin terjadi.

Jangan ceroboh melakukan hal-hal yang dapat memicu kebakaran. Berpikirkan kedepan sifatnya antisipatif. Misalnya membuang puntung rokok matikan apinya sebelum dibuang, jika membakar sampah pastikan api tidak akan menjalar ketempat lain, waspadai anak saat mengunakan korek api, waspadai instalasi listrikbdirumah, dan potensi kebakaran lainnya.

Semoga Allah Swt jauhkan kita dan keluarga dari bahaya kebakaran yang mengancam. Waspada terhadap bahaya kebakaran. Mencegah kebakaran jauh lebih baik dibandingkan mengatasi kebakaran.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali