Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Waspada Demam Berdarah
hello sehat. com

Waspada Demam Berdarah

Indonesia merupakan negara tropis. Musim hanya ada dua yaitu musim kemarau dan hujan. Musim hujan terjadi pada bulan Oktober-April. Seperti halnya Februari 2019 Indonesia mengalami musim hujan.

Saat musim hujan bahaya mengancam. Apa saja saja bahaya saat musim hujan? Bahaya tersebut seperti banjir, banjir bandang, longsor, dan wabah demam berdarah yang disebabkan oleh virus dari nyamuk.

Apa hubungannya nyamuk terinfeksi DBD dengan musim hujan? Saat musim hujan intensitas hujan turun dengan deras. Sehingga banyak genangan air. Genangan air tersebut menjadi tempat berkembangbiak nyamuk deque. Jika tidak ada penanganan khusus maka sumber nyamuk terinfeksi virus akan semakin menyebar.

Berdasarkan info dari situs kesehatan www.hellosehat.com, penyakit demam berdarah (demam deque)/DBD pada awalnya dikenal dengan penyakit break bone. Mengapa disebut break bone? Hal tersebut karena gejala sakitnya yaitu nyeri sendi atau otot. Tulang terasa retak.

DBD membutuhkan diagnosa medis, dan uji laboratorium. Ciri demamnya hampir sama dengan demam menyakit typus dan tampek. Sehingga jika tidak melalui uji lab kecendrungan dokter salah diagnosa.

Demam terjadi 4-7 hari setelah digigit nyamuk terinfeksi. Suhu tubuh mencapai 40 derajat celcius (suhu tubuh naik turun seperti tapal kuda, naik turun, saat turun bukannya sembuh melainkan kondisi kritis), sakit kepala parah, nyeri pada retro orbital (mata bagian dalam), nyeri otot dan sendi, mual dan muntah, serta ruam (muncul 3-4 hari) setelah demam. Kemudian berkurang 1-2 hari kemudian akan mengalami ruam kedua.

Pada kondisi DBD parah atau degue hemorrhagic fever, dapat menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock) dan dapat menyebabkan pasien meninggal dunia.

Waspadalah terhadap wabah DBD yang kasusnya telah ditemukan hampir diseluruh provinsi di Indonesia. Bahkan beberapa kasus korban tidak dapat tertolong sehingga meninggal.

Pencegahan harus segera dilakukan. Jangan pernah menunda-nunda sebelum kasus DBD terjadi. Lakukan gerakan 3M yaitu menguras, menimbun kaleng/sampah yang dapat menampung air. Selain itu jika memiliki bak penampungan air yang ada jentiknya bisa mengunakan serbuk abate atau diberikan ikan cupang untuk memakan jentik. Khusus nyamuk dewasa bisa dilakukan foging (pengasapan).

Semoga saja keluarga kita terhindar dari wabah demam berdarah. Waspadalah terhadap gejala-gelaja demam yang diindikasikan demam berdarah sebelum terlambat. Lakukan pencegahan, itu jauh lebih efektif dibanding mengobati.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Jangan sampai kena DBD, terima kasih informasinya. Sukses selalu dan barakallah

09 Feb
Balas

Aamiin. Terima kasij atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah.

09 Feb

Alhamdulillah desaku bebas dari wabah itu. Trima kasih sudah berbagi

09 Feb
Balas

Alhamdullilah pak, tapi musim hujan belum akan berakhir. Semoga saja desa bapak terbebas. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

09 Feb

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali