Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Upacara Bendera Kok Swafoto?
Grup Whatapp MAN 2 Tangerang

Upacara Bendera Kok Swafoto?

Jagat media sosial dibanjiri foto Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menggunakan pakaian korpri berswafoto setelah selesai upacara memperingati hari lahirnya Pancasila, Sabtu, 1 Juni 2019.

Ini bukanlah tanpa alasan. Upacara tersebut diwajibkan untuk ASN walaupun ada yang sudah mudik sekalipun. Syaratnya ASN yang telah mudik dapat melaksanakan upacara ditempat terdekat. Lalu ada laporan keikut sertaan upacara yang dibuktikan dengan foto dilokasi upacara dan swafoto hasil jepretan gawainya sendiri. Bagi ASN yang tidak mengikuti upacara akan tercatat pada bagian kepegawaian.

Alhasil swafoto peserta upacara ASN membanjiri media sosial. Unggahan foto bahwa ASN yang bersangkutan telah mengikuti upacara bertebaran. Sehingga beranda media sosial dipenuhi foto ASN berswafoto pasca upacara.

Apa sebenarnya makna upacara bendera? Upacara bendera dilaksanakan memiliki tata laksana tersendiri. Ada petugas upacara sesuai bagiannya masing-masing. Pelaksanaan upacara menggunakan teknik baris berbaris. Peserta upacara juga harus memahami kapan bersikap siap, istirahat, dan hormat. Ada kedisiplinan peserta saat upacara dilaksanakan. Kemudian ada amanat dari pembina upacara terkait tujuan pelaksanaan upacara. Biasanya dituangkan dalam amanat pembina upacara.

Jika proses upacara dilaksanakan dengan hikmat maka makna upacara akan sangat mendalam. Jika dibandingkan saat zaman perjuangan dahulu bagaimana sulitnya para pejuang negeri ini dalam memperjuangkan merah putih supaya bisa dikibarkan dan lagu Indonesia raya dikumandangkan.

Semisal upacara hari lahirnya pancasila 1 Juni 2019, maknanya apa? Saat 1 Juni diperingati hari lahirnya pancasila dan sebagai hari libur nasional, maka diharapkan makna pancasila dengan lima silanya ketuhanan Yang Maha ESA, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terinternalisasi pada diri setiap warga negara Indonesia terutama para ASN.

Kelima sila tersebut disimbolkan gambar burung garuda dengan dikakinya tertulis bhineka tunggal ika yang artinya berbeda-beda tetapi satu jua.

Semoga saja saat mengikuti berbagai upacara bendera apapun peringatannya setidaknya tetap dapat mendapatkan hikmah dan pembelajaran dari pelaksanaan upacara tersebut. Jangan sampai upacara bendera hanya ritual belaka, menjalankan intruksi untuk melaksanakan tugas saja. Swafoto boleh asalkan hikmah upacaranya bisa didapatkan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali