Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Terima Kasih Sudah Menjaga Jodoh Orang Lain.
hipwee. com

Terima Kasih Sudah Menjaga Jodoh Orang Lain.

Setiap orang sudah Allah siapkan jodohnya masing-masing bagi yang mau berikhtiar. Beragam cerita cinta bagaimana bertemu jodoh, jika akan dibukukan membutuhkan banyak lembaran kertas yang tertulis cerita cinta nan dramatis.

Ada yang bertemu jodoh dengan teman sekolah SD, SMP, SMA/Sederajat, S1, S2, maupun S3. Ada yang bertemu dengan jodohnya di tempat kerja, ada yang dijodohkan/taaruf, bertemu pada suatu kegiatan/seminar/pelatihan/diklat dan sejenisnya, ada yang bertemu di jalan/berkenalan, ada pula yang berkenalan di sarana dan prasarana trasportasi, melalui biro jodoh, bahkan berjodoh melalui media sosial, dan lain sebagainya.

Pada hubungan antarpersonal, jika sudah merasa cocok hendaknya disegerakan. Jangan sekali-sekali saat sudah berhubungan dalam rentangan waktu yang lama, mengajak teman yang dari segi kualitas diri dan fisik jauh dari kita, maka setan akan mudah masuk dan terjadilah kondisi "Terima kasih sudah menjaga jodoh oranglain".

Calon imam atau istri kita tergoda dengan sahabat yang kita ajak. Ada sudut pandang kemampuan berpikir membandingkan mana yang lebih baik. Apakah kita atau sahabat kita. Muncul pertanyaan, mengapa tidak dicoba bongkar pasangan? Tadinya berhubungan dengan kita, kemudian putus, dan dengan gerakan bawah tanah menjalin hubungan dengan sahabat kita. Penulis juga pernah mengalaminya, ditelikung sahabat sendiri itu sangat tidak enak dan merasa dikhianati.

Menyikapi kondisi tersebut hendaknya pergunakan kepala dingin.Tanamkan bahwa dia bukan jodoh kita. Allah maha tahu, tidak menjadikan dia jodoh kita. Orang baik akan berjodoh dengan yang baik. Kita baik, artinya dia tidak baik untuk kita. Dunia itu sangat luas. Apapun yang Allah ciptakan, ada yang baik ada pula yang jauh lebih baik. Tinggal kita memantaskan diri kita saja supaya mendapatkan jodoh terbaik.

Bagai para penjaga kekasih orang, dimana dia telah menikah dengan orang lain. Jangan pernah berputus asa. Manusia terbaik itu sangat banyak. Insyaallah diantara mereka adalah jodoh kita. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Mantapppp

12 Mar
Balas

Apa nich yang mantap? Terima kasih atas apresiasnya ibu Titin Hernawati. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

12 Mar

Terimaksih atas tulisan yang luar biasa tentang jodoh. Terus menginspirasi Pak Mulya. Barakallah...

11 Mar
Balas

Wah bunda Noor, terima kasih atas apresiasinya. Bunda juga sama terus menginspirasi. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

12 Mar
search