Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 H

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 H

Banten sejak seminggu yang lalu sudah terasa semangat untuk menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H.

Sebagai penduduk muslim terbesar di dunia Indonesia seharusnya yang terdepan memperingati datangnya tahun baru Islam dibandingkan tahun baru masehi. Faktanya malah lebih memeriahkan tahun baru 1 Januari.

Setiap umat Islam di beberapa wilayah di Indonesia memperingati 1 Muharam dengan beragam cara yanh berbeda. Semangatnya tetap sama memperingati tahun baru Islam. Muharam. sebagai awal dimulainya tahun baru Islam. Harus diawali dengan semangat tinggi. Banten sendiri peringatannya dilakukan dengan banyak cara seperti istigosah, ceramah agama, berbagai perlombaan terkait keislaman dan pawai obor.

Cara yang biasa dilakukan adalah berawal dari masjid/pondok pesantren berkeliling kampung melalui marbot mesjid atau santri pesantren. Mereka meminta infak untuk peringatan tahun baru Islam seikhlasnya.

Dana yang terkumpul digunakan untuk mengadakan acara istigosah, lomba keislaman, atau mengadakan pawai obor. Kegiatan untuk pawai obor dilakukan dengan menyediakan semua kebutuhan yaitu untuk membuat obor, membeli minyak tanah, dan air minum dan snack peserta pawai obor.

Sejak pagi semua keperluan pawai obor dipersiapkan. Menjelang magrib diumumkan bahwa pawai obor akan dilakukan setelah salat Isya. Sebelumnya ba'da salat magrib diawali dengan tahlil, doa, sekaligus pembacaan surat yasin.

Saat salat isya selesai setelah dzikir. Kemudian warga kampung kakek, nenek, ibu, dan bapaknya berkumpul di lokasi masjid. Pembawa obor adalah adalah anak-anak kecil usia sekolah dasar (SD).dan SMP.

Mereka berbaris membawa obor yang diringi oleh dua gerobak pembawa beduk dan kentongan yang ditabuh sepanjang pawai obor.

Para orangtua mengikuti di belakang dan disamping peserta pawai obor. Saat pawai peserta melantunkan salawat sepanjang jalan. Selama perjalanan pawai bertemu dengan sesama pawai obor dari mesjid lain. Sehingga menambah kemeriahan peringatan tahun baru Islam.

Selama pawai ada keceriaan pada generasi muda muslim. Setidaknya mereka memiliki dasar bahwa inilah tahun baru Islam. Agama mereka yang dianut selama ini. Start di mesjid dan finish juga di mesjid.

Makna peringatan 1 Muharam begitu mendalam bagi umat Islam terutama generasi muda yaitu:

  1. Mengenalkan tahun baru Islam sejak dini, jika ditanya setiap anak apabila ditanya tentang nama bulan pasti sudah hafal dari Januari - Desember. Bagaimana dengan nama bulan Islam? Saat pawai obor di perkenalkan secara langsung bahwa bulan Islam diawali dari Muharam dan seterusnya.
  2. Rela berkorban, zaman now saat media televisi menyediakan banyak acara. Mereka peserta pawai obor rela berkorban untuk meninggalkan nontonan untuk peringatan tahun baru Islam.
  3. Menerapkan karakter budaya bangsa kebersamaan, saat pawai obor sesama peserta pawai melakukan kegiatan bersama. Sesama peserta pawai melakukan kegiatan secara bersama-sama.
  4. Saling membantu antarpeserta pawai obor, saat ada obor yang padam, peserta pawai yang obornya masih menyala akan mendekat dan memberikan api dari obornya.
  5. Peserta pawai bersolat tanda cinta kepada rasul Nabi Muhammad Saw, selama pawai peserta bersolawat kepada nabi henti.
  6. Pawai obor ajang silaturahmi dan bertatap muka sesama para orang tua. Orang bercengkrama selama pawai obor.

Kegiatan positif dalam memperingati tahun baru Islam 1 Muharam harus terus digalakan. Apapun bentuk kegiatannya. Hal tersebut penting apalagi untuk umat Islam sendiri.

Zaman now yang sarat akan pengaruh globalisasi peringatan tahun baru Islam adalah hal positif ssbagai filter budaya negatif barat yang sulit dibendung.Seidaknya ada upaya secara sadar untuk mengurangi dampak negatif media sosial internetnya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali