Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Siswa vs Gawai, Lalu Siswa Harus Bagaimana?
Rada Bogor

Siswa vs Gawai, Lalu Siswa Harus Bagaimana?

Tahun pelajaran ini ada yang spesial. Penerimaan siswa baru menggunakan zonasi untuk sekolah negeri di bawah dinas pendidikan. Indikator kalian dapat diterima 3 yaitu zonasi (persentase terbesar), luar zonasi, dan prestasi. Ada diantara siswa pendaftar yang tidak diterima karena keterbatasan kuota kelas. Sehingga harus mencari sekolah alternatif.

Pilihan berikutnya adalah madrasah negeri (itu juga kalau masih buka pendaftaran), bisa pula pesantren, atau sekolah swasta. Terlepas pada permasalahan zonasi, hal yang perlu diingat adalah pendidikan dilakukan dimana saja sama, asalkan siswa yang bersangkutan bersungguh-sungguh belajar.

Siswa zaman now sangat berbeda dengan siswa zaman old dahulu. Siswa zaman old ditempa keadaan yang serba keterbatasan, sehingga harus berjuang dalam belajar guna meraih keberhasilan pendidikan. Sangat berbeda dengan siswa zaman now, semuanya serba ada, akan tetapi godaan kemajuan teknologi informasi sangat dahyat.

Jika belum bisa mengendalikan diri bagaimana seharusnya menggunakan teknologi informasi secara bijak, bisa tergerus keadaan. Bisa-bisa seorang siswa tidak menjadi dirinya sendiri, tetapi dikendalikan oleh perkembangan zaman. Jika positif tidaklah masalah, akan tetapi jika negatif fatal akibatnya.

Siswa zaman now, jika pondasi dasar agamanya lemah, lalu orangtua tidak melakukan aturan yang tegas dalam penggunaan gawai, maka waspadalah terpapar dampak negatif gawai. Tidak fokus dalam belajar karena gawai yang menawarkan berbagai media sosial, games, dan aplikasi lainnya kesenangan laksana fatamorgana.

Wajar sekiranya ada aturan ketat pada beberapa lembaga pendidikan perihal penggunaan gawai, karena adanya kecendrungan pada siswa yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tetapi tidak berhubungan dengan keilmuan melainkan kesenangan dunia maya. Jika lembaga pendidikan memperbolehkan siswa menggunakan gawai tentuanya dengan aturan yang tegas.

Jika kalian siswa/i baru tahun ajaran 2019/2020 dimanapun kalian belajar. Sadarilah, pendidikan adalah langkah efektif meraih tangga kesuksesan hidup kalian. Jika kalian berhasil dalam pendidikan tentunya dapat meningkatkan kualitas diri dalam bidang yang akan kalian geluti. Skill tersebut kelak akan menjadi pegangan hidup dalam mengarungi kerasnya persaingan dunia. Semoga kelak kalian sukses sesuai cita-cita kalian.

Penulis adalah Guru MAN 2 Tangerang

Praktisi pendidikan dan pemerhati masalah sosial

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Mantab...

03 Jul
Balas

Wah dapat kunjungan dari pak Editor MG. Terima kasih atas kunjungannya pak Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

03 Jul

Paparan mantaps tentang penggunaan Gawai. Sukses selalu dan barakallahu fiik

03 Jul
Balas

Terima kasih bu vivi atas doa dan apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

03 Jul

Penggunaan gawai di sekolah ada plus minusnya. Harus sejalan dan sepakat antara pihak sekolah, ortu dan siswa. Tdk smua siswa menggunakan gawai utk hal yg mndukung pembelajaran. Saya sih sangat ingin di sekolah siswa menggunakan gawai sebagai sarana pendukung.

03 Jul
Balas

Di madrasah tempat saya bertugas dilarang membawa gawai ks madrasah. Akan tetapi jika guru bidang studi izin ke tim kedispilinan diizinkan untuk dibawa dan digunakan sekelas atau beberapa kelas dimana si ibu yang bersangkutan akan mengajar. Sebelumnya diperbolehlan lebih banyak menganggu pelajaran dan ditemukan gambar/video yang tidak patut. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

03 Jul
search