Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Selamat Datang di Dunia Wahai Anak Adam
Dokumentasi keluarga Wallied dan Syifa

Selamat Datang di Dunia Wahai Anak Adam

Saat memutuskan untuk berumah tangga antara laki-laki dengan perempuan, maka tujuan utamanya adalah hidup bersama dengan belahan jiwa dan bahagia. Kemudian diberikan keturunan yang soleh dan solehah. Hidup berumah tangga ibarat mengendarai bahtera. Nahkodanya adalah kepala keluarga dan istri sebagai wakil nahkoda. Kebahagiaan tidak lengkap rasanya jika belum dikarunia keturunan. Laki-laki atau perempuan sama saja asalkan sehat, pinter dan soleh/solehah. Anak-anak kita akan turut serta dalam bahtera yang dipimpin oleh sang ayah.

Seorang ibu hamil bukanlah hal yang mudah. Sembilan bulan sepuluh hari. Aktivitas terbatas. Bersyukurlah, ada kepercayaan yang Allah Swt berikan kepada sang Ibu dan sang ayah sehingga atas kehendak-Nya sang ibu bisa hamil. Banyak kasus dimana sepasang suami istri karena ada kendala kesehatan atau sebab lainnya walaupun telah menikah dalam jangka waktu yang lama belum juga dikarunia anak. Bahkan harus mengangkat anak untuk dapat memiliki momongan. Semuanya ada pada sang penentu Allah Swt. Manusia hanya dapat berikhtiar maksimal.

Berbahagialah seorang ibu yang hamil. Jagalah sang janin sejak dalam kandungan. Berikan pendidikan alam kandungan dengan memperbanyak aktivitas sang ibu yang penuh nilai-nilai kebaikan saat berbicara, bersikap, dan berperilaku. Membaca ayat-ayat ilahi dan doa-doa pengetuk langit untuk kebaikan sang bayi sejak dikadungan maupun persalinan. Bersiaplah seorang ayah untuk melakukan yang terbaik untuk putra/i nya. Sesungguhnya hal tersebut adalah karunia terbesar dalam hidup berumah tangga. Memiliki generasi penerus dari darah daging dan buah cinta ibu dan ayahnya.

Proses panjang pembuahan antara ibu dan ayah. Dari berjuta-juta sel sperma hanya sperma yang unggul dapat membuahi indung telur sang ibu. Kemudian terjadilah proses pembentukan janin. Anak adalah makhluk surga karena janin bisa bernyawa saat ruh ditiupkan pada saat usia kandungan 4 bulan. Kemudian sang janin terus berkembang sampai dengan proses persalinan. Apakah semua berjalan dengan baik? Tidak, berapa banyak ibu dan ayah yang tidak dapat menjaga bayinya seperti cacat bahkan meninggal dalam kandungan atau bahkan terjadi karena taqdir Allah. Bahkan ada juga saat lahir beberapa jam atau hari harus kembali ke pangkuan Ilahi.

Bersyukurlah saat seorang bayi lahir kedunia dalam keadaan sehat. Sambutlah sang buah cinta dengan suara adzan dan qomat olah sang ayah ditelinga kanan dan kirinya. Sambutlah sang bayi dengan kata "selamat datang di dunia wahai anak ku". Setumpuk harapan telah disematkan pada mu. Nama indah sebagai doa sudah disiapkan. Kesemuanya untuk kebaikan saat sekarang dan ketika anak tumbuh kembang sampai dengan dewasa.

"Selamat datang di dunia wahai anak ku" Ibu dan ayah mu akan berusaha semaksimal mungkin menjadi orangtua terbaik. Kami akan melakukan apapun untuk menjaga diri mu tetap sehat, mendidiknya supaya pintar, berakhlak dan berperilaku sesuai Al Quran dan hadist, mandiri, pantang menyerah, jujur, adil dan mampu menjadi manusia yang terbaik menjadi pemimpin dunia yang Islami dan jaminan surga di Akhirat.

Ibu dan ayah mu tidak mengharapkan apapun dari mu. Hanya mengetahui bahwa dirimu kelak menjadi anak yang sukses dunia dan akhirat, mendokan kami saat telah tiada, dan diri mu berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, negara, dan Agama Islam sudahlah cukup. Sehingga kami sebagai orangtua dapat tenang menanti surga karena mengetahui anak-anak kami adalah ahli surga. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Selamat ya Pak Mulya.. Semoga menjadi anak yg sholeh..

12 Sep
Balas

He..he..anak dari keponakan "sudah saya perkirakan salah judul nich"

12 Sep

Selamat pak mulya..smg jd penyejuk hati

12 Sep
Balas

Turut berbahagia... semoga menjadi anak yang solehaj

12 Sep
Balas

Selamat Pak Mulya. Sehat selalu untuk ibu dan Ananda

12 Sep
Balas

Iya bunda tetapi itu anak keponakan, he..he.. Maaf judul perlu di rehab

12 Sep

Selamat Pak Mulya atas kelahiran keponakannya.

12 Sep
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali