Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Saya Tidak Mau
Sumber: Vebma.com

Saya Tidak Mau "Gila"

Setiap manusia memiliki mental dan spiritual yang berbeda. Ketika kondisi kejiwaan seseorang labil akibat latar belakang keluarga atau bahkan karena keturunan dari ibu pengidap gangguan jiwa (teori ini masih perlu diverifikasi kebenarannya) dapat mengalami kegilaan.

Bahkan kalau di Banten gagal menguasai ilmu kedigdayaan karena belajar sendiri sehingga tubuhnya sisi oleh khodam yang tidak bisa dikendalikan. Melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan kebanyakan masyarakat umum. Sehingga terindikasi mengalami gangguan jiwa.

Jika ada seseorang yang mengalami gangguan jiwa. Kemudian orang gila atau sakit gangguan jiwa jika ditanya jawabannya pasti "saya tidak mau gila".

Gila adalah penyakit. Nama lainnya adalah gangguan jiwa. Gangguan jiwa bisa ringan maupun berat. Ringan jika gangguan jiwa tidak menyebabkan seseorang lupa ingatan. Kegilaannya hanya datang sewaktu-waktu dan tidak membahayakan. Masih menyadari sikap dan prilaku yang dilakukannya. Hanya sebatas stress ringan atau halusinasi. Lain halnya dengan gangguan jiwa berat perlu penanganan medis bahkan jika diperlukan mendapatkan perawatan khusus di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Hari ini saat saya berpergian. Bertemu dengan orang yang terkena gangguan jiwa. Berjalan dipinggir jalan. Pakaian lusuh dan compang camping. Membawa tongkat dan berbicara sendiri. Apakah keluarganya membiarkannya? Bagaimana mereka makan dan minum? Tidurnya dimana? Jika sakit bagaimana? Bahkan ada orang gila tidak mengenakan pakaian sehelai pun pria atau wanita.

Pada dasarnya setiap orang tidak mau "gila" andaikan harus gila karena depresi itulah takdir. Cobaan bagi keluarganya yang tidak gila untuk mengikhtiarkan bagi kesembuhannya.

Allah menciptakan manusia sama. Tidak membedakan satu sama lain. Saat cobaan sakit itu datang, sakitnya gila atau gangguan jiwa. Tidak mungkin diri sendiri yang gila bisa mengobati tentunya membutuhkan keluarganya yang sehat untuk membantu kesembuhan dari sakit gilanya.

Mengapa ada RSJ? Hal tersebut menunjukan bahwa penyakit gila itu bisa disembuhkan dengan pendekatan medis dan obat.

Jangan pernah berkecil hati. Sakit apapun Allah telah menyediakan obatnya. Asalkan mau berikhtiar untuk kesembuhannya.

Semoga saja pihak keluarga memiliki kepedulian yang tinggi jika ada anggota keluarganya yang terkena gangguan jiwa. Jika pihak keluarga tidak memperdulikan. Pihak terkait misalnya dinas sosial atau perseorangan/lembaga swasat yang dapat berperan aktif untuk mengatasi hal tersebut.

Coba bayangkan jika setiap kota/kab ada 10 orang kena gangguan jiwa tinggal dikalikan jumlah kota/kab seluruh Indonesia. Anggaran kesehatan untuk mereka tidak terlalu banyak dibandingkan dihambur-hamburkan untuk pemilu.

Mereka adalah rakyat Indonesia yang berhak mendapatkan hak yang sama seorang warga negara Indonesia terutama yang sedang mereka butuhkan yaitu kesembuhan dari sakitnya.

Semoga tidak ada anggota keluarga kita terdekat atau jauh yang mengalami gangguan jiwa. Andaikan ada bersabarlah semuanya adalah ujian bagi setiap umat-Nya. Semoga senantiasa bersabar dalam menerima segala coba dari Sang Maha Pencipta. Masalah ini adalah serius pemerintah tidak bisa berdiam diri.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Ayo galakkan Gila nulis. Pak..!!

16 May
Balas

Itu Brand Pak Ahmad Syaihu pak, saya menulis orang gila saja deh

16 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali