Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Salat Tarawih, Anak-anak Haruskah Ikut?
Sumber: aullea.com

Salat Tarawih, Anak-anak Haruskah Ikut?

Ramadan oh ramadan. Ramadan bulan keberkahan. Ada aktivitas ibadah yang tadinya tidak dilakukan pada bulan lain akan tetapi di bulan ramadan dilakukan.

Ibadah salat yang dilaksanakan adalah salat tarawih. Salat sunah ini dilakukan setelah salat isya. Salat dilakukan secara berjamaah dirumah atau di mushola/mesjid. Jumlah rakaat salatnya ada yang 8 rakaat atau 20 rakaat, dua rakaat salam atau 4 rakaat salam dan ditutup salat witir 2 dan 1 rakaat atau sekaligus 3 rakaat.

Umumnya salat tarawih dilaksanakan secara berjamaah di Mesjid. Sekeluarga berangkat berberengan pergi ke mesjid bersama suami/ istri, anak-anak, bahkan orangtua kita jika masih kuat untuk melaksanakannya pun datang ke mesjid.

Anak-anak adalah masanya bermain. Saat mengajak mereka ke mesjid maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:

  1. Mengajak anak untuk mengenalkan mesjid selaku tempat ibadah.
  2. Melatih anak untuk berinteraksi sesama anak saat bertemu di mesjid dalam konteks beribadah.
  3. Memberikan pembelajaran secara langsung tentang tata cara berwudhu.
  4. Mengetahui secara langsung jumlah rakaat salat tarawih.
  5. Mengenalkan mana yang boleh atau tidak dilakukan saat dimesjid atau sedang salat.
  6. Mengetahui bahwa mesjid bukan sebagai tempat bermain melainkan tempat beribadah.

Selain itu juga ada beberapa hal yang harus diperhatikan orangtua saat membawa anak-anak ke mesjid saat tarawih yaitu:

  1. Sebelum diajak ke mesjid untuk salat tarawih berikan informasi apa saja yang akan dilakukan baik yang diperbolehkan atau tidak kepada anak.
  2. Pastikan anak membawa perlengkapan salat seperti yang biasa dipergunakan dirumah.
  3. Sesampainya di mesjid ajak berwudhu dan berikan penjelasan/ contohkan cara berwudhu, urutan berwudhu, bagaimana cara membasuh air kepada anggota tubuh, dan doa.
  4. Saat memulai salat fardu isya/tarawih pastikan anak berada disamping ibu/bapaknya, berikan arahan bagaimana harus bersikap dan berprilaku. Jika membawa dua anak pastikan berada disebelah kanan dan kiri. Tidak berdiri sejajar berdua untuk mengantisipasi anak becanda.
  5. Andaikan anak sudah dibimbing akan tetapi masih melakukan pelanggaran apa yang kita sampaikan berikan sanksi sifatnya mendidik.
  6. Doakan selalu anak-anak kita supaya menjadi anak solehah dan Solehah.

Salat tarawih haruskah anak-anak ikut? Pendapat saya harus. Keadaan tersebut memberikan pembelajaran mahal bagi anak. Sehingga harapan kita kelak dapat menjadi anak yang sholeh dan solehah.

Sebagai orangtua kita berharap anak dapat menjadi tiket kita ke surga. Saat kita telah meninggalkan alam dunia hanya doa-doa anak Soleh/Sholehah dan amal jariahnya kita selama hidup masih dapat membantu kita dengan doa. Semoga kelak kita dapat berkumpul kembali di Surga-Nya bersama anak-anak kita. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali