Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Ragam Masakan Berbahan Nasi

Ragam Masakan Berbahan Nasi

Indonesia negara agraris. Tanahnya subur, iklim tropis, air hujan cukup, suhunya rata-rata 18 derajat celsius sehingga cocok untuk berbagai tanaman diantaranya padi.

Tanaman padi di panen, padinya disebut gabah, kemudian gabah di jemuj, saat kering dibawa kepenggilingan beras dan setelah terkelupas gabahnya disebut beras.

Beras diolah menjadi berbagai olahan masakan secara turun temurun. Olahan makanan dari beras, baik sebagai bahan makanan pokok, olahan dari tepung beras, dan berbagai olahan lainnya. Jenis beras juga bermacam-macam ada yang harum pandan, ketan hitam, ketan putih, dan berbagai jenis lainnya.

Beras merupakan makanan pokok Indonesia. Ada anggapan di masyarakat Indonesia jika belum makan nasi serasa belum makan. Sehingga bermunculan ide olahan makanan dari beras.

Saat beras memasuki dunia kuliner maka ceritanya menjadi lain. Berbagai olahan dari beras mulai dari nasi yaitu nasi pitih, nasi ketan hitam/putih, nasi gorenh, nasi uduk, nasi liwet, nasi bakar, nasi kebuli, nasi bukhori, nasi kuning, nasi tumpeng, nasi burih, nasi gonjleng, dan lain sebagainya.

Olah selain beras juga sangat banyak berbagai makanan seperti ketan bakar, uli bakar, lontong, ketupat, tape ketan, renginang, dan lain sebagainya.

Banyak sekali ragam makanan berbahan dasar nasi. Setiap orang bisa mengolah ragam masakan dari nasi. Zaman now semua resep bisa ditemukan, di baca, dipelajaru, dipahami, kemudian dipraktikan.

Tinggal ketik di mbah google semuanya ada. Tulis bahannya, cari dan beli, masak deh sesuai petunjuk pengolahan makanan, sajikan, makan deh. Olahan dari beras mengapa tidak, cukupkan saja dan jangan berlebihan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Tapi sekarnag di kampung kami sudah berkurang para petani yang menanam padi. Katanya biaya produksi mahal, sehingga hasil panen tidak mencukupi. Sekarang mereka banyak beralih ke tanaman ubi dan jagung, pak guru. Semoga suatu saat kelak kita bisa swasembada beras sehingga bisa berkreasi membuat makanan olahan berbahan nasi. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah...pak guru.

30 Jul
Balas

Seharusnya pemerintah setempat turun tangan, ada penataan tataruang khusus untuk tanaman padi, jangan sampai dihilangkan, selain itu harus ada upaya pelestarian petani padi, sehingga kelak Indonesia tidak menjadi pengimpor

30 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali