Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Menulis itu Takdir yang Bisa Diperjuangkan
mediapenalaran.com

Menulis itu Takdir yang Bisa Diperjuangkan

Saat saya masih duduk di bangku SMA sudah suka menulis, walaupun pada media terbatas seperti buku harian dan mading sekolah. kebetulan saya pengurus mading, pada saat itu rubrik mading yang tidak ada tulisan karena minim pengirim harus dibuat sehingga setiap rubrik terisi setiap pekannya. Saat itu siswa kelas 1, 2, dan 3 selalu menunggu kapan mading terbit. Ada tulisan apa dimanding? Hal tersebut selalu ditanamkan pada pengurus mading, membuat informasi kejutan. Tema setiap minggu, pengurus publikasikan supaya ada siswa yang mengirim tulisan itu tahun 1996 silam.

Selepas dari SMA, saya melanjutkan keperguruan tinggi negeri. Saya diterima melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Neger (UMPTN) melalui tes. Sekarang telah berubah istilah yaitu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Seiring proses berjalankan perkuliahan saya mencoba menjadi anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Ternyata cocoknya bidang penalaran. Saat itu ingin sekali masuk pers kampus, akan tetapi mental saya down karena berdasarkan informasi rekan-rekan organisasi pergerakan yang saya ikuti, pers kampus lebih cendrung ke kiri-kirian. Zaman reformasi saat itu kebebasan membuat sebebas-bebasnya terutama dalam ideologi kiri. Mahasiswa bau ingus, kuliah saat 1998, serba takut ini dan itu. paham ini dan paham itu.

Sehingga UKM yang saya ikuti saat itu adalah lembaga kajian mahasiswa yang fokus pada berbagai kegiatan penalaran seperti diskusi, mengadakan seminar, tulisan, lomba karya tulis, orasi, dan sejenisnya. Pada saat itulah, hasrat menulis terbangkitan kembali. Sejak saat itu menulis kembali dilakukan, apapun saya tuliskan hanya sebatas dokumentasi pribadi. Kemudian pilihan hidup saya kuliah sambil bekerja dan mendokumentasikan tulisan terus dilakukan.

Pada akhirnya takdir menulis seolah tidak bisa menjauh dari hidup saya. Muncul tawaran menulis buku pelajaran dari satu penerbit. Kemudian merasa cocok dengan hasilnya kemudian dilanjutkan dengan proyek kedua, Alhamdulillah berhasil. Lalu mendapatkan tawaran dari penerbit buku lain proyek 1 berhasil, lanjut keproyek-proyek berikut. Alhamdulillah sampai saat ini masih mendapatkan kepercayaan untuk menulis. Enaknya menulis pada penerbit besar, kita tidak perlu mengeluarkan kocek terlalu dalam. Pilihannya dua jual naskah atau royalti. Pada penerbit buku pelajaran saya sudah memiliki banyak cerita A-Z.

Suatu ketika teman mengenalkan saya dengan kelas menulis Sagusabu (satu guru satu buku). Ternyata ada kategori buku selain pelajaran yang selama ini saya anggap alien. Makhluk asing, saya hanya mengagumi hasil karya orang lain berupa cerpen, novel, puisi, reportase, opini, dan sejenisnya. Hanya sebagai penikmat dengan cara membaca atau bahkan menonton cerita film yang diangkat dari novel best seller.

Apakah mungkin saya bisa menulis konteks tulisan yang selama ini saya anggap makhluk asing? Semoga saja bisa, semua pasti bisa dipelajari. Saat sekarang saya sedang belajar menghasilkan tulisan diluar kebiasaan saya. Mendokumentasikan tulisan yang berbeda dengan kebiasaan saya. Saya berkeyakinan pada saat yang tepat akan terwujud. Mohon doanya. Aamiin

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Wahhh... pak mulya seorang penulis hebat rupanga. Sukses selalu pak Mulya...

10 Apr
Balas

Ah saya mah bukan apa-apa, masih tetap belajar, belajar, dan belajar. Terima kasih atas apresiasi dan doanya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu.Barakallah buat bu Noerhayati

11 Apr

Tak salah Pak Mulya di nobatkan sebagai penulis populer, karena memang ruarrr biasaa....Sehat, bahagia dan sukses selalu

10 Apr
Balas

Ah ibu penilik terlalu berlebihan, saya masih dalam proses belajar. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

11 Apr

Sungguh cerita luar biasa dari orang luar biasa yang telah hasilkan karya luar biasa. Sukses selalu dan barakallah fiik

10 Apr
Balas

Masih proses bu Pipi, saya hanya sebatas menulis saja belum dijadikan aktivitas utama. Sehat, bahagia, dan sukses selalu buat Ibu Pipi. Barakallah

11 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali