Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Profesi Guru dan Pentingnya Keberpihakan terhadap Guru
poskotanews.com

Profesi Guru dan Pentingnya Keberpihakan terhadap Guru

Buat apa menjadi guru? Jika pertanyaan tersebut diberikan kepada setiap guru, tentunya akan memiliki jawaban yang bervariasi. Ibarat soal uraian jawabannya tidak terbatas dikembalikan kepada jawaban setiap guru.

Jujurlah pada diri sendiri wahai para guru di Indonesia? Buat apa menjadi guru? Saya khawatir mengapa siswa/i yang kita didik tidak sesuai harapan setelah mereka lulus, jangan-jangan karena ada niat yang keliru pada diri seorang guru.

Guru juga manusia, tidak munafik seorang guru membutuhkan materi. Sehingga materi yang diperoleh guru menjadi sangat relatif karena adanya perbedaan status guru. Apalagi zaman now apa sih yang tidak menggunakan materi untuk mencukupi semua kebutuhan hidup?

Tetapi, saya berkeyakinan jika seorang guru yakin apa yang dilakukan baik dan benar, Allah Swt pasti memberikan banyak keberkahan dan rizki yang diperoleh tidak selalu berbentuk materi. Rizki berupa kesehatan, kemudahan akan segala urusan, kebahagiaan, keturunan yang pinter, soleh dan solehah, serta lain sebagainya.

Guru mutlak harus memiliki ketulusan, keikhlasan, totaliter dalam mendidik, itulah jalan menuju keberkahan dari Sang Penguasa langit. Niatkan apa yang dilakukan guru, sebagai ibadah kepada Allah Swt. Setelahnya sempurnakan dengan doa-doa untuk mengetuk pintu-pintu langit, sisipkan doa untuk para siswa/i yang kita didik, supaya mereka menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat.

Pernahkah seorang guru berpikir, apa yang guru dapatkan ketika siswa/i yang telah dididiknya menjadi orang-orang berkuasa di negeri ini? Tidak ada yang didapatkan, mereka kadang lupa jasa-jasa para gurunya dahulu. Jangan-jangan mereka adalah hasil didikkan kita sebagai guru yang kekiru dalam mendidik?

Seyogyanya jika murid-murid kita yang sekarang menjadi alumni adalah didikan terbaik, maka dihati mereka selalu terpatri akan jasa-jasa gurunya, mereka akan berusaha membuat para gurunya tersenyum dan berbangga bahwa ada keberpihakan pada profesi guru. Notabene orang yang selama ini telah mendidik mereka.

Tidak ada dikotomi apakah guru ASN atau swasta. Adanya adalah guru Indonesia. Nasib-nasib anak bangsa puluhan tahun kedepan ada ditangan bapak/ibu guru Indonesia dari level terendah sampai dengan tertinggi.

Semoga para guru Indonesia tidak lagi diperlakukan secara tidak adil karena profesinya. Junjunglah tinggi profesi guru sebagai profesi terhormat dengan membuat kebijakkan yang berpihak pada guru bukan malah sebaliknya. Kami guru adalah pejuang untuk meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia, camkan itu!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Hidup guru. Ayo berpihak pada guru, tentu dengan dedikasi dan profesionalitas kerja. Sukses selalu dan barakallahu fiik

08 Jul
Balas

Iya bu vivi. Guru adalah panggilan hidup jadikan guru yang terbaik. Aamiin. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

08 Jul

Iya bu vivi. Guru adalah panggilan hidup jadikan guru yang terbaik. Aamiin. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

08 Jul

Semoga guru dimulyakan di sisi Allah, dihormati di tengah-tengah masyarakat, karena guru adalah tokoh masyarakat. Jangan kau sakiti hatinya. Barakallah saudaraku Mulya Al Bantany

08 Jul
Balas
search