Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
PR Zaman Now Siswa kelas 6 Madrasah
Dokumentasi Penulis

PR Zaman Now Siswa kelas 6 Madrasah

Sepulang dari Madrasah tempat bertugas sesampainya di rumahku, "Ada PR yach? " kata putri pertama ku yang duduk di kelas 6 madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) "PR apa kak?" Jawab ku. "Matematika yah" balas putri ku.

Aku coba ajak bicara tentang sejarah soal tersebut? Apakah contoh soalnya sudah dijelaskan? Jika sudah apakah latihan soalnya sama atau berbeda dengan PR. Apakah sudah melakukan latihan-latiham soal sama dengan PR? Kemudian diberikan PR tersebut? Jawaban putri ku"belum?". Kata pak guru jika kesulitan minta bantuan orangtuanya "wow".

Saya guru istri juga guru akan tetapi jurusan berbeda saya geografi sedangkan Istri pendidikan anak usia dini. Soal matematika? Bukan bidang kita?

Saya tetap menjelaskan kepada anak untuk tetap berusaha mengerjakan sendiri. Akan tetapi saat tidak faham tetap kembali ke saya untuk mencoba membimbing menyelesaikannya.

Pemahaman saya sebagai guru, mendidik itu bagaimana siswa mampu menguasai kompetensi. Caranya adalah mereka faham konsep, bisa latihan soal. Andaikan ada PR upayakan yang sejenis dengan yang sudah diajarkan, setelah mereka bisa, mau divariasikan silahkan. Apa yang ada dibuku tidak selalu harus di PR kan.

Jika anak kesulitan mengerjakan matematika khawatirnya mereka phobia dengan Matematika. Sehingga ada pikiran dibenak mereka matematika itu sulit.

Mungkin saya keliru karena bukan guru SD/MIN, akan tetapi yang sekolah itu anak bukan bapak/ibunya. Apakah terpikir psykologi anak saat mereka tidak bisa mengerjakan ada yang menangis, takut dimarahin gurunya dikelas karena PR tidak bisa dikerjakan, atau bahkan mogok tidak mau sekolah.

Saya sangat memaklumi guru SD/MIN itu sangat multitalenta. Semua pelajaran harus menguasainya karena sebagai guru kelas. Akan tes tetapi memberikan PR itu setidaknya sarat akan pembelajaran bagi para siswa bukan malah sebaliknya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Melihat soal yang bapak up load, sebagai guru matematika MTs saya menilai soal tersebut membutuhkan penalaran yang lumayan tinggi terutama no 8. Saya biasanya memberikan latihan soal sesuai contoh, itu saja siswa masih ada yang bingung padahal cuma ganti angkanya saja. Butuh ketelatenan untuk belajar matematika.Itu kuncinya. Terima kasih masukkannya.

07 Nov
Balas

Iya bu, saya guru geografi malah kurang mudeng. Tantangan bagi saya belajar lagi matematika sehingga bisa membimbing anak saat mereka ada kendala

08 Nov

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali