Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya

Politik Zaman Now

Pernah mengalami masa pemerintahan era Soeharto, Bj. Habibie, Gusdur, Megawati, SBY, dan terakhir era Jokowi. Sempat mengajar sejarah dan membaca politik era sang proklamator bangsa Soekarno.

Politik adalah berbagai upaya untuk mencapai suatu tujuan dalam meraih kekuasaan. Setiap era pemerintahan berbeda pendekatan pemerintahannya karena pada dasarnya dibalik seorang pemimpin terdapat para penasehat atau pembisik dibelakangnya sehingga berpengaruh terhadap kebijakan pemerintahan. Walaupun hal priogratif berada pada sang presiden.

Apakah hanya eksekutif (pemerintah) saja? Tentu tidak ada yudikatif dan legislatif. Kesemuanya dalam satu kesatuan pemerintahan dalam menjalankan pemerintahan. Prosesnya adalah proses politik raihannya melalui pemilihan umum (pemilu) dengan kendaraanya adalah partai politik.

Pesta demokrasi atau pesta politik dilakukan menjelang pemilihan umum (pemilu) yang dilakukan setiap lima tahun sekali. Tahun 2019 nanti merupakan pemilu raya untuk memilih anggota DPR, DPD, dan presiden dan wakil presiden secara sepaket.

Genderang sebelum pemilu 2019 sudah ditabuh. Partai politik sudah di verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sehingga sudah memiliki nomor urut partai sebagai peserta pemilu. Walaupun jadwal-jadwal ya sudah jelas sampai dengan hari H pemilu akan tetapi riak-riak air menuju ke 2019 sudah kentara. Berikut ini beberapa politik zaman now menurut pendapat penulis yaitu:

  1. Politik hoax, berbagai informasi diberbagai media sosial sudah berseliweran sehingga masyarakat Indonesia harus cerdas. Dapat menentukan mana informasi yang benar mana yang hoax. Waspadalah depan politik hoax.
  2. Politik kaos, menjelang pemilu 2019 politik kaos menyerang dengan kata-kata tertentu. Kemudian dibalas oleh yang merasa disudutkan.
  3. Politik pencitraan, semua hal remeh temeh melalui media sosial dan televisi bisa diangkat untuk show. Menunjukan politik pencitraan. Supaya kebijakan atau program kerja yang dilakukan diketahui dan diapresiasi oleh publik.
  4. Politik berbalas, zaman now politik berbalas bisa kita ketahui dari berbagai acara talk show diberbagai media televisi dengan tema debat. Kelompok 1 membela jagoannya dan kelompok yang lain mengkritik jaogoaj kelompok satu dan membela jagoannya.
  5. Politik wayang, wayang adalah media yang digerakkan oleh dalang. Zaman now ada yang melakukan sesuatu sesuai skenario yang dibuat oleh sang dalang.
  6. Politik bagi-bagi sembako, politik ini memanfaatkan kalangan menengah ke bawah. Walaupun korbannya adalah anak-anak dan para manula. Nyawa mereka seolah tidak berharga karena korban politik bagi-bagi sembako.
  7. Politik Pemberi Harapan Palus (PHP), politik ini yang menyingkirkan ngecap. Bicara saja yang manis supaya orang lain terbius oleh janji-janji sebelum menjabat. Intinya bagaimana mendapatkan dukungan dan masalah realisasi program kerja itu urusan nanti.

Kehidupan manusia tidak terlepas dari politik. Suka atau tidak suka kita menetap pada suatu negara dengan sistem pemerintahan presidensial. Berpolitik silahkan saja. Waspada dengan politik zaman now bisa menyesatkan kalau kita tidak cerdas menyikapinya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali