Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Penting!, Mengakomodir Cita-cita Anak
Ketiga putri saya bersama dengan keponakannya. Sumber: Dokumentasi Pribadi

Penting!, Mengakomodir Cita-cita Anak

Setiap anak sejak lahir kemudian tumbuh berkembang di keluarga, sekolah, dan masyarakat mengalami perkembangan yang signifikan.

Anak berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Apa yang anak tangkap melalui panca indera anak, kemudian mengendap pada otak kecilnya. Hal tersebut mendorong adanya keinginan menjadi apa mereka kelak. Hal tersebut diproklamirkan sebagai cita-cita.

Cita-cita pada anak masih bisa berubah, jika orangtua intervensi dengan cara yang cerdas. Saya menyebutnya bisa intervensi mengapa? Orangtua dapat menjadi fasilitator untuk memancing bakat terpendam anak. Pada dasarnya anak itu memiliki multitalenta. Permasalahanya telenta apa yang dapat tergali?

Berikan semua hal pada anak, dampingi, lihat anak kecendrungan ke bidang apa? Jika kecendrungannya disukai oleh orangtua tinggal di-follow up dengan memberikan dukungan total untuk merangsang bakat anak yang telah tampak.

Sehingga bakat anak yang difokuskan akan menjadi cita-cita anak. Biarkan anak mengatakan sendiri cita-citanya. Ingat, cita-cita bukanlah hal yang mutlak akan tetapi relatif. Terpenting adalah cita-cita anak positif.

Setelahnya sebagai orangtua tinggal memberikan dukungan yang optimal dalam hal motivasi, segala keperluan, dan biaya supaya anak mencapai cita-citanya. Anak sukses meraih cita-citanya adalah salah satu kesuksesan para orang tua.

Saya memiliki 3 putri, anak pertama usia 11 tahun kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) memiliki kecendrungan pada desain grafis, menggambar, dan pada bidang teknologi informasi. Saat saya tanya cita-citanya menjadi desainer.

Putri saya yang kedua perfeksionisme. Semua bidang dilakukan selalu detail dan sempurna dalam mengerjakannya. Setiap semester selalu menjadi juara 1. Usianya 9 tahun. Sekarang duduk di kelas 3 MIN. Saat ditanya ingin menjadi akademisi. Belajar, belajar, dan belajar. Sampai jadi profesor, katanya.

Anak ketiga saya, jagonya di verbal. Kelas 2 MIN, usianya 7 tahun. Urusan membaca kesukaannya dengan intonasi suara yang pas. Saat ditanya inginnya menjadi ibu guru bahasa. Seperti bunda.

Sedari kecil sampai saat ini mereka saya cekokin dengan banyak buku. Buku-buku yang mereka baca tentunya sesuai selera mereka. Saya tidak bisa memaksakan mereka harus membaca apa. Sinyal-sinyal mereka menyukai sudah mulai tampak. Misalnya saja saat pembagian raport jika mereka mendapatkan juara 1 di kelas bebas memilih 3 jenis buku apapun, jika juara 2, memilih 2 buka, dan jika juara 3 hanya 1 buku. Ritualnya setelah pembagian raport ke toko buku mereka memilih buku dan ayahnya yang bayar.

Akan tetapi kesemuanya adalah proses panjang. Saya tidak akan memaksakan anak melakukan hal yang mereka tidak suka. Akan tetapi saat mereka keliru kita tinggal memberikan rambu-rambu. Mana yang boleh dilakukan mana yang tidak. Sebagai orangtua kita hanya berikhtiar semaksimal mungkin melakukan yang terbaik untuk anak. Setelahnya ketuklah pintu-pintu langit untuk bermunajat demi kebaikan putra/i kita. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Subhanallah, keluarga pencinta literasi, namun tidak memaksakan kehendak, ini sangat bijak Pak. Sukses selalu dan barakallah

07 Jan
Balas

Iya bu, hanya berupaya melakukan yang terbaik. Terima kasih atas apresiasi dan doanya. ibu Pipi juga semoga sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah juga buat ibu Pipi.

07 Jan

Menjaga dan mengantarkan cita-cita tiga dara. Sehat dan bahagia, Pak Mulya dan keluarga...

07 Jan
Balas

Iya bu Fila, terima kasih atas apresiasi dan doanya. Semoga Ibu Fila juga sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah juga buat ibu Fila.

07 Jan

Masya Allah keren Bapak. Selalu menginspirasi tulisan nya. Sukses sll pak

07 Jan
Balas

Terima kasih atas apresiasinya. Terima kasih atas apresiasi dan doanya. ibu Fera juga semoga bahagia, sehat, dan sukses selalu. Barakallah buat ibu Fera

07 Jan

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali