Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Pentingnya Data Penginderaan Jauh

Pentingnya Data Penginderaan Jauh

Geografi adalah the mother of science sehingga menjadi ilmu wajib yang harus dipelajari oleh seseorang jika ingin berdamai dengan alam itu di Eropa. Akan tetapi tidak di Indonesia. Padahal jika setiap orang belajar geografi akan faham karakteristik alam dan segala fenomenanya. Waspada terhadap berbagai potensi bencana alam karena telah mempelajarinya, saat kejadian tahu apa yang harus dilakukan.

Apa sebenarnya geografi itu? Geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu geo =bumi, dan graphein =tulisan. Sehingga geografi bisa diartikan tulisan tentang bumi. Objek yang dipelajari adalah bumi dengan segala isinya mulai dari atas permukaan bumi (lapisan udara), bumi yang pijak (kulit bumi/tanah), air, tempat tinggal makhluk hidup (habitat hewan dan tumbuhan), dan manusia.

Kajian geografi meliputi semua yang ada di bumi yang disebut geosfer. Geosfer merupakan lapisan bumi yang terdiri dari litosfer (kulit bumi), hidrosfer (lapisan air), atmosfer (lapisan udara), biosfer (tempat tinggal makhluk hidup), dan antroposfer (lapisan manusia). Luasnya kajian geografi melahirkan cabang ilmu geografi.

Geografi memiliki 4 cabang keilmuan yaitu geografi fisik (nonmanusia), geografi sosial (manusia/antroposfer), geografi regional (wilayah), dan geografi teknik (kartografi, penginderaan jauh, dan sistem informasi geografi.

Sekian banyak cabang ilmu geografi diantaramya adalah penginderaan jauh/inderaja (remote sensing). Menurut Lillesand dan Keifer penginderaan jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang objek, wilayah, atau gejala dengan cara menganalis data yang diperoleh dengan mengunakan alat (sensor) tanpa kontak langsung terhadap objek, wilayah, atau gejala yang dikaji.

Penginderaan jauh konsepnya mengunakan wahana/kendaraan berupa pesawat terbang dan satelit buatan untuk membawa sensor. Sensor adalah alat merekam objek, wilayah, atau gejala yang dikaji. Sensor yang digunakan sangat bervariasi sesuai tujuannya seperti sensor elektromagnetik, sensor suhu, sensor proximity, dan lain sebagainya.

Sensor yang digunakan untuk berbagai tujuan. Seperti sensor untuk mendeteksi keberadaan untuk sumber daya alam, sumber daya laut, satelit cuaca, satelit planet, satelit telelomunikasi, sumber daya bumi, satelit spot (suhu), satelit perang, dan lain sebagainya.

Bahkan negara lain sangat dengan teknologi penginderaan jauh kemudian mendirikan stasiun ruang angkasa dan lembaga khusus antariksa. Negara Amerikan Serikat (AS) sangat konsen dengan penginderaan jauh selain negara-negara maju lainnya. Lembaga khusus di AS disebut NASA (National Aeronautics and Space Administration) atau Badan Penerbangan dan Antariksa. Berbagai teknologi satelit diterbangkan keruang angkasa.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Indonesia juga mempunyai Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Akan tetapi peran LAPAN dengan NASA Amerika Serikat sangat jauh berbeda. LAPAN perannya belum maksimal sehingga perlu dukungan pemerintah dan semua pihak yang proterhadap data-data penginderaan jauh melalui ruang angkasa.

Konon PT Freeport terrealisasi berdasarkan hasil penginderaan jauh. Siapa yang tidak mengenal PT. Freeport Indonesia (PTFI) sebuah perusahaan afiliasi dari Freeport-McMoRan Copper dan Gold Inc asal Amerika Serikat, yang bergerak dalam bidang menambang, memproses, dan melakukan ekasplorasi bijih tembaga, emas, dan perak di Papua, Indoesia. Wilayah perusahaan PT. Freeport tersebut berada di Daerah Dataran Tinggi di Kabupaten Timika, Papua. Jenis pertambangan yang dilakukan adalah pertambangan terbuka. Mengambil batuan Papua dikelola. Sekarang pertambanganya di kombinasikan dengan pertambangan tertutup dengan membuat lubang ke dalam tanah. Apakah lokasi pertambangannya dengan magma? tidak, karena Papua adalah daerah pengangkatan bukan daerah pertemuan lempeng, sehingga aman.

Ada asumsi awal PT Freeport selain berdasarkan kajian ahli juga memanfaatkan satelit sumber daya bumi milik Amerika Serikat (AS) untuk mengetahui berapa banyak kandungan sumber daya alam, bumi Papua. Setelah AS mengetahuinya maka PT.Freeport berani menawarkan kontrak jangka panjang selama 74 tahun sejak tahun 1967 s.d sekarang.

Awalnya ada dua pemuda Belanda yang bekerja dipertambangan tahun 1930 Colinjn dab Dozy melakukan ekpedisi mencapai puncak Cartensz, di Papua. Pada tahun 1936 Dozy menemukan cadangan Ersberg (Gunung Bijih). Kemudian sejak presiden ke 2 RI yaitu Soeharto sekitar tahun 1967 proyek pertambangan mulai dilaksanakan. Durasi kontak sangat fantastik dengan durasi kontrak 1967-2041. Padahal masa jabatan presiden hanya 5 tahun. Sulit untuk meninjau ulang isi perjanjian tersebut.

Saat zaman sekolah dulu, tahunya bahwa Papua penghasil tembaga melalui PT Freeport ternyata sekarang pertambangan emas. Hal yang menjadi pertanyaan, pantas saja sejarah mencatat Belanda mempertahankan Irian Barat. Kemudian AS menjadi penengah. Saat Indonesia merdeka kemudian pada masa kepemimpinan Soeharto, AS menjadikan lokasi pertambagan melalui PT. Freeport dengan durasi kontrak panjang. AS memiiki informasi tentang kekayaan alam Indonesia yang berlimpah terutama di bumi Papua.

Ada Informasi bahwa penggalian informasi kekayaan alam Indonesia berasak dari satelit sumber daya alam. Apakah Indonesia memiliki informasi satelit sumber daya alam?, Jika tidak dan informasi tersebut hanya dimiliki asing pada akhirnya kekayaan alam Indonesia akan terus dikeruk asing atas nama investasi.

Seluruh masyarakat Indonesia hendaknya mengetahui bahwa ada penginderaan jauh sebagai suatu keilmuan yang dapat memberikan banyak informasi berharga bagi kemajuan bangsa Indonesia dalam hal identifikasi sumber daya alam. Pemerintahnya juda hendaknya tidak mudah memberikan perizinan yang terlalu mudah untuk asing.

Baiknya sumber daya alam Indonesia dikelola dan dimanfaatkan oleh putra Indonesia. Hasilnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia dengan berkeadilan sosial. Semoga saja. Kedepan akan lahir pemimpin-pemimpin pro kesejahteraan rakyat. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Sekarang saja sudah banyak yang rusak semoga Anak cucu kita bisa melestarikan alam dan isinya

07 Nov
Balas

Iya bunda, para pelaku usaha terutama industri hanya mengedepakan keuntungan semata, mereka abai terhadap pelestarian lingkungan. Semoga bunda sehat dan sukses selalu, Allah senantiasa meridhoi segala aktivitas bunda. Barakallah.

07 Nov

Wow...apakah mereka sudah memikirkannya... semoga saja... Barakallah...

07 Nov
Balas

Semoga bu. Terimakasih sudah mampir. Sehat dan sukses selalu dengan segala aktivitasnya. barakallah.

07 Nov

Sudah seharusnya mengoptimalkan data penginderaan jauh utk memberdayakan SDM negeri ini agar SDA ditangani putra putri Indonesia. Mksh, Pak. Geografi luas ya...

07 Nov
Balas

Seharusnya demikian, pemanfaatan datanya di negara maju sudah sangat optimal. Berbeda dengan di Indonesia masih sangat terbatas. Sehat dan sukses selalu. Barakallah.

07 Nov

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali