Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya

Para Orangtua Harus Waspada!

Dimanakah seseorang tinggal? Adalah sebuah pilihan. Salah satu solusi memiliki tempat tinggal yaitu di kompleks perumahan. Begitu halnya di wilayah tempat saya tinggal ada dua komplek perumahan yaitu Perumaha Bukit Gading Balaraja dan Bukit Gading Cisoka. Batas perumahan tersebut adalah parit yang relatif dalam dan lebar. Sehingga saat terjadi hujan, karena bentuk morfologi perumahan adalah perbukitan, saat hujan turun dengan deras air pemukaan memasuki parit secara bersamaan dari tempat yang tinggi ke yang paling rendah yaitu perit tersebut. Saat hujan parit sangat cepatpenuh dengan air dan alirannya sangat deras.

Sejak dibangunnya dua perumahan tersebut yang berdampingan parit tersebut tidak diberikan pembatas. Sehingga beberapa tahun yang lalu saat hujan deras ada seorang anak yang bemain sekitar parit, kemudian terperosok sehingga terbawa arus parit dan meninggal dunia. Warga seolah lupa akan kejadian tersebut. Hari ini kejadian tersebut kembali terulang.

Saat saya pulang bekerja melewati kedua perumahan tersebut dan kebetulan melintasi lokasi parit. Saya adalah penduduk asli setempat dan tinggal di perkampungan dengan berbatasan langsung lokasi perumahan. Di sekitar parit, tidak seperti biasanya banyak sekali warga yang berkrumun disekitar parit. Saya mencoba bertanya ternyata ada balita usia 2,5 tahun yang hanyut di parit dan sedang dalam pencarian. Sampai malam ini belum diketemukan berdasarkan informasi masyarakat. Aliran parit tersebut bermuara di sungai yang membelah dua perumaha tersebut yang berbatasan dengan desa lain.

Berdasarkan informasi warga yang saya tanya, pristiswa hanyutnya si balita karena tertidurnya di ibu. Sedangkan lokasi rumahnya berdekatan dengan lokasi parit. Saat si ibu tertidur, pintu depan tidak dikunci sehingga si balita keluar rumah dan bermain sendiri dekat parit dan terjadilah peristiwa tersebut. Saat warga mengetahui, berupaya menolong tetapi tubuh kecil si balita tenggelam dalam aliran air parit.

Banyak sekali terkait persepsi kasus tersebut, apakah kelalaian si ibu atau itu adalah sebuah musibah. Kini kejadian tersebut telah terjadi. Semoga saja jenajah di balita segera diketemukan dan dikebumikan. Pristiwa ini hendaknya dapat dijadikan pembelajaran oleh para orangtua untuk selalu waspada terhadap keselamatan putra/inya dengan senantiasa wasapada terhadap kemungkinan bahaya yang mengancam pada mereka.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Innalilahi wa inailaihi rojiun, semoga husnul hotimah balita malang itu, tulisan yang menyadarkan, agar membuat proteksi pada parit dan sungai, karena telah menelan dua korban.Terus berkarya Pak, semoga Jaya

12 May
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali