Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
Motor Tanpa Pemilik di Penitipan Motor
Dokumentasi Penulis

Motor Tanpa Pemilik di Penitipan Motor

Tempat penitipan motor menjadi penting bagi kaum migran sirkuler (perpindahan penduduk antar provinsi yang kurang dari 24 jam). Mereka yang berpergian lintas provinsi yang tidak memungkinkan ditempuh dengan sepeda motor. Lain halnya jika menggunakan mobil pribadi. Tinggal mempertimbangkan biaya bensin dan tol yang dijadikan bahan pertimbangan.

Ada tempat penitipan motor yang besar sebelum pintu tol Balaraja Barat, Tangerang. Kapasitasnya bisa diatas 500 sepeda motor. Ada drama di lokasi tersebut yaitu beberapa sepeda motor tidak diambil pemiliknya. Motor tanpa pemiliknya di penitipan motor. He..he..kasian sekali yah motornya. Menjadi mubazir karena tidak termanfaatkan.

Penjaga parkiran tersebut juga bingung mengapa sepeda motor tersebut tidak diambil pemiliknya. Informasinya sudah bertahun-tahun. Kemungkinan ada beberapa sebab yaitu si pemilik kendaraan tidak dapat kembali secara fisik ke lokasi penitipan parkiran untuk mengambil motornya. Bisa jadi karena sakit yang menyebabkan kesulitan bicara sehingga tidak dapat memberikan informasi keberadaan sepeda motornya, atau bahkan meninggal dunia karena kecelakaan atau sebab tertentu. Baiknya setelah menitipkan motor biaskan menginformasikan kepada keluarga terdekat setiap menparkirkan sepeda motor pada suatu lokasi parkiran.

Lokasi tersebur adalah titik sentral mobilitas sirkuler. Bahkan mobil dari tol Jakarta Merak sering keluar pintu tol kemudian masuk tol lagi hanya untuk mencari penumpang. Pada lokasi tersebut umumnya berkumpul orang yang akan bepergian ke Jakarta, Bandung, maupun Kota Serang. Saat saya memparkirkan motor saja ketika akan ke Jakarta selalu ramai dan tidak pernah sepi. Bahkan berdasarkan informasi sang pemilik berhasilan mengkuliahkan anaknya di kedokterank

Ternyata selalu ada cerita di tempat parkir sekalipun. Ini menjadi penting untuk disampaikan supaya kemubaziran tidak terjadi. Sepeda motor harganya relatif mahal. Andaikan tidak digunakan, kan bisa dijual. Uangnya dapat digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Di Medan ada juga Saudaraku, tapi terparkir di samsat setelah ditanyakan rupanya sepeda motor tanpa surat alias kena tilang. Sama mubazirnya. Barakallah Saudaraku Mulya Al Bantani selalu sehat

04 Jul
Balas

Iya Abah. Idealnya jangan sampai ada sepeda motor yang mubazir. Sayang, baiknya dimanfaatkan. Jika hasil tilang sampai tengat waktu tertentu baiknya dilelang atau jadi milik negara. Terima kasih Abah atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

04 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali