Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Bahaya Miras, Oplosan Apalagi?

Bahaya Miras, Oplosan Apalagi?

Manusia memang sungguh luar biasa mengenai kegemaran. Andaikan positif sangat bagus akan tetapi jika negatif, kemudian kecanduan seperti minuman keras (miras) fatal akibatnya. Apa yang akan terjadi jika seseorang kecanduan miras? Berbahaya, merugikan diri sendiri, dan orang disekitarnya.

Minuman keras merupakan minuman beralkohol dengan kadar tertentu. Bagi negara beriklim subtropis, sedang, bahkan dingin minuman beralkohol bertujuan untuk menghangatkan tubuh dari pengaruh alkohol tersebut sugestinya dapat membuat tubuh menjadi hangat.

Lain halnya dengan Indonesia yang beriklim tropis dengan dua musim yaitu kemarau dan hujan. Kemarau suhu panas, minum alkohol sungguh tidak ada tujuan yang sama seperti di wilayah Eropa. Sangat salah kaprah.

Indonesia sebagai negara Islam terbesar di dunia memiliki konsep yang jelas tentang minuman keras (khamer), apapun alasannya haram walaupun sedikitpun. Sangat masuk akal karena dengan mengkonsumi minuman keras akan menghilangkan akal sehat dan bisa bertindak beragam kejahatan diluar akal sehat yang sifatnya sangat merugikan.

Minuman keras menjadi kontroversial antara kebutuhan, gaya hidup, medis, halal, dan haram. Dimasyarakat pun pada akhirnya interpretasinya beragam boleh diperjualbelikan pada tempat tempat tertentu dengan batas kadar alkohol tertentu.

Kondisi tersebut memicu adanya pasar gelap minuman keras. Bahwa ada ide gila membuat minuman keras murah yang disebut minuman keras oplosan. Minuman keras oplosan ini ilmunya hanya kira-kira. Mencampurkan berbagai macam bahan kimia yang tidak jelas, tambahkan minuman berenergi, diberikan spirtus, dan alkohol 70%. Kocok menjadi satu, diminum sangat mematikan.

Proses pembuatan menggunakan ilmu kira-kira sehingga tidak ada kualty kontrol. Beberapa pengakuan pelaku pembuatan minuman keras oplosan saja tidak berani untuk meminumnya akan tetapi karena alasan banyak permintaan, ada uang, maka transaksi jual beli pun terjadi secara ilegal.

Beberapa waktu yang lalu kita mendapatkan informasi meninggalnya sekelompok orang yang sedang melakukan pesta miras oplosan. Gejalanya berselang sehari kemudian menunjukan gejala keracunan pusing, mual, dan muntah, kemudian telat ditangani korban jiwapun berjatuhan.

Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian ternyata minuman keras tersebut sudah diproduksi secara rumahan. Sehingga korbannya sudah meluas diberbagai wilayah di Pulau Jawa bahkan bisa secara nasional. Korban jiwa terakhir sudah mencapai 51 jiwa. Hal ini bisa dikatakan darurat miras bag Indonesia.

Penyikapi permasalah ini sudah seharusnya semua pihak terkait segera menangani supaya korban dapat ditekan, sehingga miras oplosan diberangus di Indonesia.

Setiap orang sebenarnya dapat diberikan kesempatan kedua untuk bertaubat supaya tidak berakhir pada kematian dalam perbuatan buruk. Dalam Islam neraka konsekuensinya.

Akan tetapi Allah maha adil sehingga dimunculkan bahaya minuman keras kepermukaan sehingga ada pembelajaran yang harus segera dituntaskan supaya korban tidak terus bertambah.

Bertaubatlah untuk siapa saja yang masih bersinggungan dengan minuman keras karena Allah masih memberikan kesempatan menghirup nafas saat saat ini. Sebelum semuanya terlambat.

Bagi pelaku pembuat miras harus dihukum dengan seberat-beratnya. Secara langsung ataupun tidak langsung pemerintah bertanggungjawab terhadap keadaan ini. Sehingga berkewajiban segera menyelesaikan.

Semoga saja Indonesia terbebas dari semua jenis miras dan berbagai miras oplosan. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali