Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Miftahul Jannah Aisyahnya Indonesia

Miftahul Jannah Aisyahnya Indonesia

Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia menjadi rujukan dunia tentang toleransi beragama. Kasus yang menyangkut Suku, Ras, dan Agama (SARA) sangat sensitif. Sehingga rawan konflik. Setiap orang muslim Indonesia harus bijak dalam menyikapi kasus SARA yang terjadi.

Terbaru adalah kasus atlet Indonesia pada helatan Asian Para Games yang notabene Indonesia sebagai tuan rumah dan negara muslim terbesar di dunia. Atlet tersebut dilarang bertanding karena masalah tersebut

Berbagai informasi sangat simpang siur di masyarakat. Sehingga saya tergerak untuk melakukan kajian mendalam mengenai kasus ini.

Miftahul Jannah yang berusia 21 tahun adalah Atlet putri Judo asal Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang menerapkan syariat Islam. Mengenakan jilbab adalah suatu kewajiban. Maka ketika Miftahul Jannah menjadi atlet, maka jilbab adalah bagian dari jiwanya. Menutup aurat adalah titah agama Islam.

Senin, 8 Oktober 2018, Miftahul Jannah sudah menginjak matras pertandingan untuk melawan Oyun Gantulga atlet dari Mongolia pada pertandingam babak 16 besar. Saat itu menjelang pertandingan wasit memintme Miftahul Jannah melepaskan jilbab.

Miftahul Jannah menolak sehingga gagal tampil (diskualifikasi) pada pertandingan judo kelas 52 kg blind pada Asian Para Games di JIExpo, Kemayoran Jakarta. Miftahul Jannah sangat terpukul karena telah mempersiapkan 10 bulan untuk bertanding. Pada saat akan bertanding didiskualifikasi.

Protes keras telah dilayangkan oleh official Indonesia supaya Miftahul Jannah tetap dapat bertanding. Akan tetapi tidak berhasil. Wasit tetap mengatakan penggunaan jilbab melanggar aturan pertandingan.

Padahal setiap orang memiliki hak privasi. Itu seharusnya dihargai. Miftahul Jannah enggan melepas karena tidak mau auratnya terlihat lawan jenis. Sebagai aturan dari langit.

Saat di wawancarai setelah gagal bertanding "Saya mengaku lega setelah memutuskan untuk tidak melepaskan jilbab sebagai keputusan terbaik, saya bangga karena bisa melawan ego saya sendiri. Saya punya prinsip tidak mau dipandang terbaik oleh dunia, tetapi tidak di mata Allah" Jawaban sangat religius.

Pemberitauan larangan pengunaan jilbab padahal telah disampaikan saat tekhnical meeting menjelang pertandingan. Adapun alasan bahwa keberadaan jilbab berpotensi dimanfaatkan lawan untuk mencekik leher dan berakibat fatal bagi atlet yang mengunakan jilbab tersebut. Larangan mengunakan jilbab bukan karena diskriminasi melainkan bertujuan untuk keselamatan atlet sendiri.

Akar masalahnya adalah menurut Ketua Umum Komite Paralimpide Nasional (NPC) Indonesia Senny Marbun bahwa pelatih Judo disabilitas tidak mengetahui aturan pertandingan. Saat ada rapat delegasi teknis dari Komite Paralimpade Asia yang disampaikan dengan bahasa Inggris, aturan Judo tidak diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. NPC juga mengakui bersalah karena tidak mensosialisasikan kepada para pelatih judo dan atlet judo putri disabel puengenai aturan tersebut.

Pembelajaran penting bagi wanita muslim Indonesia yang belum mengenakan jilbab. Seorang gadis tunanetra berjuang untuk mempertahankan aturan agamanya untuk tidak melepaskan jilbabnya.

Padahal potensi bonus milyaran rupiah jika menjadi pemenang sudah didepan mata. Sungguh dapat menjadi teladan muslimah Indonesia. Miftahul Jannah bisa dikatakan Aisyah nya Indonesia.

Siapa Aisyah? Aisyah adalah wanita berparas cantik dan cerdas. Beliau adalah Istri Rasullullah yang solehah dan alim.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Hadiah surga lebih bernilai daripada hadiah dunia Miftahul Jannah

09 Oct
Balas

iya pak luar biasa, kadar keimanan dan ketaqwaannya

09 Oct

Informasi yang lengkap. Terima kasih Pak Mulya

09 Oct
Balas

simpang siur awalnya bunda informasikanya

09 Oct

Wowwww paparan yg luar biasa pak. Barakallah

09 Oct
Balas

Terimakasih bunda

09 Oct

Semoga Miftahul Jannah mendapat hadiah yang lebih indah dari Allah SWT....

09 Oct
Balas

Aamiin ya Allah

09 Oct

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali