Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Matahari Dalam Perspektif Al Quran
agroteknologi. web. id

Matahari Dalam Perspektif Al Quran

Hari ini hari di pengujung ramadan. Matahari bersinar begitu terik di ufuk timur. Matahari merupakan bintang. Bintang salah satu benda angkasa selain bulan, planet, komet, asteroid, dan lain sebagainya.

Matahari merupakan bintang terdekat dengan bumi. Manusia bumi mengenalnya dengan sebutan matahari. Bintang di jagat raya jumlahnya milyaran. Ada indikasi terdapat tata surya lain selain Matahari. Masyarakat barat mengindikasikanya dengan adanya alien (makhluk ruang angkasa) dengan pesawat ruang angkasa yang mirip piring terbang.

Matahari merupakan bintang yang menjadi pusat peredaran tata surya teorinya dikenal dengan istilah heliosentris. Dimana matahari menjadi pusat edaran, planet-planet berputar pada porosnya berlawanan arah dengan jarum jam mengelilingi Matahari. Jika kita dibumi melihat seolah Matahari, bintang lainnya, dan bulan kesemuanya tersebut merupakan pergerakan semu harian benda-benda langit.

Matahari merupakan benda angkasa ciptaan Allah Swt sebagaimana dinyatakan dalam Al Quran surat Yunus ayat 5 " Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (Kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui"

Berdasarkan sabda Allah tersebut faktanya kita mengenal adanya perbedaan waktu antar wilayah di bumi.

Sebagaimana kita ketahui jika di Indonesia kita menonton siaran langsung sepakbola di Eropa kita tonton pada pukul 02.45 WIB, padahal di Eropa sendiri pprtandingan dilaksanakan pukul 20.15 menit. Ada perbedaan waktu karena adanya rotasi bumi pada porosnya saat melakukan revolusi mengelilingi Matahari.

Penegasan lainnya tentang pembentukan Matahari pada surat Al Anam ayat 97 "Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Kami telah menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada orang-orang yang mengetahui" Kata bintang-bintang menujukan banyak bintang, faktanya jumlahnya milyaran. Bintang terdekat dengan bumi setelah Matahari berdasarkan informasi ahli astronomi yaitu Bintang Alfa Centuri. Dengan demikian Allah sang pencipta matahari (bintang) berdasarkan surat tersebut.

Lalu di manakah Allah berada? Dalam Al Quran Surat As Saffat ayat 5 menyatakan bahwa " Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada diantara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya Matahari"

Ternyata Allah berada diantara langit dan bumi. Allah berada di tempat terbitnya Matahari. Lokasi tersebut kita kenal dengan langit/ruang angkasa. Batasnya tidak terhingga.

Dalam Al Quran surat Ar Rahman ayat 17 menyatakan bahwa "Tuhan (yang memelihara) dua timur dan Tuhan (yang memelihara dua Barat)".

Dalam istilah geografi timur sebagai terbitnya matahari berada pada berhimpitannya 180 derajat bujur barat dan timur. Sedangkan matahari akan tenggelam pada 0 derajat berhimpitan bujur barat dan timur sebagai tempat tengelamnya matahari.

Kedua lokasi tersebut sekarang menjadi acuan tanggal dan waktu internasional untuk kalender Masehi.

Kondisi tersebut ditegaskan pula dalam Al Quran. Tepatnya surat Nuh Al Ma'arij ayat 40 "Maka Aku bersumpah demi tuhan yang mengatur tempat-tempat terbit dan terbenamnya (matahari, bulan, dan bintang), sungguh Kami pasti mampu" Begitu juga dalam surat Al Insyiqaq ayat 16 " Maka Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja"

Banyak pembelajaran yang dapat kita gali dari alam melalui Al Quran. Sesungguhnya manusia tidak ada daya dan upaya. Akan tetapi manusia dapat meningkatkan kadar keimanan ketika kita mengkaji segala ciptaan Allah. Terlebih pada saat bulan nan suci ramadan tahun ini.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali