Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Mengapa Korban Gempa Bumi Lombak Banyak?

Mengapa Korban Gempa Bumi Lombak Banyak?

Sebenarnya sebuah sunatullah saat ada bencana maka ada korban. Allah memerintahkan kepada setiap manusia untuk melakukan ikhtiar semakimal mungkin untuk mengharapkan hasil yang kita inginkan. Walaupun sang penentu adalah Allah Swt. Misalnya berikhtiar menghadapi bencana gempa bumi dengan cara sadar bencana. Sadar bencana artinya tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana.

Suka atau tidak suka Indonesia adalah negara bencana seperti gempa bumi, gempa bumi berpotensi tsunami, gunung meletus, banjir, bencana kekeringan, banjir, angin puting beliung, dan lain sebagainya. Apakah kita harus keluar dari Indonesia untuk menghindari bencana tentunya tidak. Cara yang dapat dilakukan melakukan adaptasi terhadap bencana. Potensi bencana pada setiap wilayah berbeda sesuai dengan karakteristik wilayah. Misalnya Pulau Kalimantan potensi bencananya adalah banjir, kerusakan hutan, dan kebakarah hutan, tentunya berbeda dengan potensi bencana di pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua.

Setiap bencana memiliki tanda-tanda dan karakteristik tertentu. Sebenarnya dapat dikenali dan dapat diantisipasi. Misalnya longsor cirinya terdapat alih fungsi lahan pada daerah miring, tidak ada tumbuhan besar, kondisi hujan deras cukup lama, maka kemungkinan longsor sangat besar.

Seperti halnya gempa bumi lombok mengapa banyak jatuh korban jiwa. Pulau lombok merupakan hasil bentukan tumbukan lempeng Indo Australia yang mengujam daratan Indonesia (Lempeng Eurasia). Pulau lombok merupakan wilayah busur dalam terdapat gunung rinjani sebagai pertanda bahwa disitulah daerah subduksi antar lempeng di daratan (busur dalam) .

Potensi bencananya sudah jelas letusan gunung api yang menyebabkan gempa bumi vulkanik atau gempa bumi tektonik bisa didaratan atau di dasar laut. Jika gempa bumi dasar laut bisa berpotensi tsunami asalkan memenuhi syaratnya.

Jika daratannya berpotensi gempa bumi maka bangunannya harus tahan gempa dari segi kontruksi atau bahan untuk bangunan tidak membahayakan saat ambuk.

Fakta di lapangan menunjukan bahwa masyarakat yang berada di lokasi rawan bencana tidak mengetahui bahwa daerahnya rawan gempa bumi sehingga bangunan dibuat permanen tanpa siap menghadapi bencana apakah pihak pemerintah setempat juga tidak tahu. Sehingga bangunan tumbuh dan berkembang tidak siap menghadapi gempa bumi. Saat kekuatan gempa 7.0 skala richter bangunan roboh dan menimbun para korban. Bagaimana jika gempanya 9,0 skala richter? Lebih dahsyat dampaknya.

Hendaknya peristiwa gempa bumi lombok dapat memberikan pelajaran bahwa Indonesia rawan bencana alam diantaranya gempa bumi. Sudah seharusnya setiap orang atau pihak terkait saat membangun selalu memperhatikan bangunan tahan gempa. Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi saat terjadi gempa dapat meminimalisir korban bahkan nihil korban. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

cari solusi rumah ramah gempa...

07 Aug
Balas

Pondasinya sistem peer, bentuknya, dan bahan bangunan sarat kearifan lokal

07 Aug

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali