Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Cinta Kuliner Indonesia,  Kenapa Tidak?
Rezeki Nomplok.com

Cinta Kuliner Indonesia, Kenapa Tidak?

Saya penikmat kuliner. Makan seolah menjadi kegiatan wisata yang menyenangkan. Bahkan saya memiliki komunitas hanya untuk mendatangi tempat-tempat penjual makanan enak berdasarkan berbagai info penjua. lPenasaran, buktikan, kemudian berikan penilaian. Penilaiannya cuma 3 yaitu tidak enak, biasa saja, atau enak.

Beberapa kali saya pindah kerja. Hal yang saya lakukan adalah mencicipi makanan dan minuman sekitar lokasi tempat kerja. Jika sudah mencoba dan penilaian saya enak maka itu pilihan pertama sebelum ada menu makanan sama yang lebih enak yang akan mengesernya.

Makanan enak mungkin relatif bagi setiap orang. Akan tetapi versi saya adalah dapat dinikmati semua kalangan jika ditanya jawabannya sama rasa masakan enak. Masalah rasa dan tempat sangat relatif.

Istilah dalam dunia kuliner yang menunjukan bahwa makanan yang dimakan enak adalah maknyus, top markotop, juara, eunak tenan, rasanya joss, beuh, TOP, rasanya dahsyat, atau dua jempol untuk rasa masakan ini.

Saya secara pribadi menandai tempat makan enak saat sewaktu-waktu transit pada wilayah tersebut. Kemudian melakukan hal sama mencicipi makanan enak. Mencari makanan juara di sekitar lokasi transit. Sebagai jejak ketika saya kembali ketempat itu lokasi tempat makanan enak sasarannya ketika perut sedang kroncongan.

Alhmadulilah terlahir dari keluarga dimana almarhum emak adalah jagonya memasak. Hampir tidak pernah habis ide menu masakan baru dengan variasi bahan masakan dan rasa yang enak.

Sejak kecil saya dikenalkan pada semua jenis makanan. Saat beliau masih hidup saya pernah bertanya "emak kenapa aku sejak kecil diberikan semua jenis makanan" jawaban emak "supaya kamu saat dewasa tidak menyusahkan orang, tidak susah hidup, apalagi terkendala masalah makanan". Bahkan saat emak masak saya diminta membantu dan mencicipi masakan.

Akhirnya lidah ini terbiasa. Lidah selalu berpetualang mencicipi masakan lezat. Andaikan saya ditanya apakah saya memiliki referensi makanan enak di tangerang? Saya sudah punya beberapa makanan rekomendasi seperti bubur ayam, sate ayam, sate kambing, sop kambing, ikan bakar, gado-gado, ayam bakar, nasi padang, bakso, mie ayam, warung tegal, warung sunda, nasi uduk, dan lain sebagai sebagainya. Itu baru tangerang belum di wilayah lain di Indonesia.

Indonesia itu kaya akan kuliner. Bersyukurlah tinggal di Indonesia. Kuliner Indonesia tidak kalah dengan kuliner luar negeri. Kita harus bangga dengan masakan khas Indonesia. Indonesia bisa maju dan terkenal karena makanannya.

SIapa tidak kenal dengan presiden Amerika Serikat yang pernah tinggal di Indonesia yaitu Barak Obama. Beliau sangat menyukai sate dan bakso. Bahkan rendang nangkring di posisi puncak makanan terenak di dunia.

Ayo kita gelorakan cinta makanan Indonesia. Makanan Indonesia yes.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali