Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya

Marah

Setiap orang pasti pernah marah. Marah merupakan bentuk protes terhadap keadaan ketika tidak berpihak pada diri kita. Keadaan bisa disebabkan oleh orang lain maupun lingkungan sekitar.

Marah hal yang wajar. Asalkan marah pada tempatnya. Akan tetapi marah harus bersifat proporsional. Misalnya marah kepada anak adalah rasa sayang orangtua tujuannya untuk memberikan pelajaran/pendidikan bahwa ada sebuah sebab akibat dari setiap perbuatan salah/keliru.

Hendaknya jika marah sifatnya situasional. Marahlah pada tempatnya dan memang harus marah. Jangan sampai marah melakukan bulying verbal dan tindakan kekerasan terhadap orang lain, merugikan diri sendiri, menghancurkan barang, merusak fasilitas umum, atau merugikan orang lain.

Masalah marah dalam agama Islam dibatasi waktunya hanya diperbolehkan maksimal 3 hari. Setelahnya harus berbaikan.

Marah sangat manusiawi. Kita bukan malaikat yang tidak pernah marah atau juga bukan syetan yang selalu marah. Sebagai manusia yang berakal marahlah pada tempatnya.

Medis mencatat bahwa emosi berlebihan dapat memicu naiknya darah tinggi. Sehingga jika ada penyumbatan pada pembuluh darah dapat menyebabkan dampak yang tidak diharapkan seperti pecahnya pembuluh darah ke otak/jantung, stroke ringan sampai berat, dan lain sebagainya.

Islam juga memberikan solusi saat marah beristigfar, mengambil air wudhu, atau salat. Jika kita tidak mau terkena masalah hindari berkata dan berberbuat sesuatu dalam keadaan emosional. Seseorang dalam keadaan emosi sesungguhnya sedang berada dalam penguasaan hawa nafsu syetan.

Semoga kita dapat selalu mengendalikan emosi kita. Memiliki kecerdasan emosional untuk hidup jauh lebih baik. Perbanyaklah senyum dibandingkan marah-marah. Semoga.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Kalau bisa jangan sampai marah ya, Pak? Sebab dg marah, berarti orang tdk mau menerima kejadian yg tdk disukai, padahal setiap kejadian sdh merupakan ketentuan Allah.

21 Jul
Balas

Iya pak setuju banget, pada dasarnya bersikap dan berprilaku tepat sesuai dengan kadarnya, baiknya hindari marah, bapak kepala sekolah pastinya juga tidak suka marah-marahkan pak? He.. He..

21 Jul

Alhamdulillah saya belum pernah marah kepada guru2 maupun karyawan, termasuk kpd siswa. Bagi saya, marah bukan cara yg baik utk mengatasi masalah.

21 Jul

Coba kepala sekolah semuanya seperti pak edi

21 Jul

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali