Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Manajemen Keuangan Hari Raya Idul Fitri
berdesa. com

Manajemen Keuangan Hari Raya Idul Fitri

Setiap manusia zaman now membutuhkan uang untuk memenuhi segala kebutuhan hidup sehari-hari. Akan tetapi uang juga bukan segala-galanya. Uang dapat menjadi jembatan kebaikan dan sarana ibadah.

Uang sifatnya sangat relatif. Banyak habis sedikit juga habis. Banyak uang kurang seduang uang apalagi. Lalu bagaimana seharusuan? solusinya buatlah manajemen keuangan. Pelaksanaanya juga jangan terlalu kaku pleksibelitasnya saja. Akan tetapi tidak melampai batas keuangan yang dimiliki.

Prinsip manajemen keuangan pada hakekatnya sesuai dengan pribahasa "jangan besar pasak dari pada tiang" artinya pendapatan (uang) pengunaanya jangan pernah melampui pendapatan yang kita peroleh.

Berapapun besarnya pendapatkan kita harus tetap di manajemen. Konsep dasarnya pendapatan dikurangi biaya rutin dan konsumsi. Jika ada saldo gunakan untuk asuransi/menabung sebagai dana jaga-jaga baik untuk biaya kesehatan maupun kebutuhan lainnya yang sifatnya mendadak.

Kondisi menjelang hari raya seperti sekarang suka atau tidak suka harus membuat manajemen keuangan supaya semua kebutuhan hidup kita terpenuhi setelah libur bekerja, saat hari raya, setelah libur hari raya, dan kembali beraktivitas sebelum mendapatkan pendapatan kembali. Menjelang hari raya Idul Fitri ada Tunjangan Hari Raya (THR) . Penggunaan THR harus bijaksana dalam penggunaanya.

Cara yang dilakukan adalah tentukan deadline tanggal total pendapatan dari gaji dan nongaji. Kemudian alokasikan semua kebutuhan rutin dan konsumsi. Pisahkan uang dalam amplop/rekening bank secara terpisah. Tidak masalah memiliki rekening lebih dari satu, upayakan rekening bank syariah supaya terhindar dari riba.

Kemudian setelah dialokasikan andaikan ada saldo tabungkan/transfer ke rekening tabungan, ingat fungsinya untuk kebutuhan tidak terduga.

Idealnya semakin besar pendapatan semakin mudah mengalokasikannya. Semakin sedikit pendapatannya semakin kesulitan membaginya. Akan tetapi hal yang harus disadari adalah keberkahan uang hasil pendapatan/kerja halal yang selama ini kita lakukan.

Berkah artinya kebermanfaatan maksimal walaupun jumlah uangnya relatif. Hendaknya apapun yang dilakukan dalam pemanfaatan uang menyesuaikan dengan jumlah uang yang dialokasikan.

Jika di analogikan misalnya makan di restoran sekeluarga. Setiap orang memesan makanan harga perorang mencapai Rp. 200.000, jika 5 orang artinya menghabiskan uang Rp.1000.000. Jika alokasi untuk makan Rp. 1000.000. meanset bisa di ubah, misalnya memasak nasi dirumah 1 liter seharga Rp. 10.000, kemudian membeli ayam bakar 1 ekor seharga Rp. 45.000. Kemudian makan bersama sekeluarga biaya hanya Rp. 55.000. Kebersamaan tetap tercipta.

Analogi lainnya saat bepergian ketika akan mengunakan transportasi umum. Kita dapat memilih alat trasportasi umum apa yang dipilih. Tentunya menyesuikan dengan budget keuangan yang dimiliki.

Saya sangat faham menjelang hari raya banyak sekali kebutuhan. Akan tetapi pemenuhan kebutuhan tersebut tidak membabi buta. Harus di buat manajemen keuangnya terpenuhi semua kebutuhan pra, saat, dan setelah liburan hari raya sampai ada pendapatan berikutnya.

Ada alokasi THR untuk apa uangnya? Untuk mengcover kebutuhan diluar kebutuhan rutin dan konsumsi seperti membeli baju lebaran, kue lebaran, kegiatan wisata, dan lain sebagainya. Andaikan ada sisa dapat di tabung/trasfer ke rekening tabungan.

Manajemen keuangan adalah hitungan manusia. Ketercukupan kebutuhan hidup adalah keberkahan. Kebutuhan hidup dapat dipenuhi bukan hanya dari uang akan tetapi dapat dipenuhi melalui prantara oranglain yanh diutus sebagai malaikat penolong utusan Sang Pencipta.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Kendali dengan memahami cara carinya, penggunaannya, kewajiban nya. Salam ...

12 Jun
Balas

Sepakat pak

12 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali