Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Konflik Rumah Tangga Jalanan
muslimah.co.id

Konflik Rumah Tangga Jalanan

Setiap hidup berumah tangga tidak terlepas dari konflik. Hendaknya suami istri bijaksana dalam menyikapi konflik. Andaikan bisa diselesaikan di rumah kenapa harus di bawa keluar rumah.

Sore ini saya pulang dari tempat kerja. Mampirlah di tukang sop dan sate kambing langganan lokasinya di kaki lima dipinggir Jalan Raya Serang, Tangerang, Banten. Setelah membeli sop dan sate saat memperhatikan kondisi dijalanan tidak sengaja saya melihat suatu kejadian.

Saat itu ada seorang perempuan berambut panjang dan memakai koas lengan pendek dengan celana gelap hitam. Tiba-tiba ada motor berhenti didepan perempuan tersebut yang dikendarai oleh dua orang.

Si pengendara motor memegang tangan si wanita. Si wanita menolak, kemudian rambutnya yang panjang terurai dijambak oleh si pengendara. Si perempuan menjerit menolak. Hal tersebut memancing semua orang yang ada disitu berupaya untuk melerai dan menonton.

Si pengendara kemudian berteriak "wanita ini adalah istri saya, jangan ada yang ikut campur" Akhirnya si perempuan terus dipaksa dan berhasil diangkat pahanya untuk naik motor diantara pengendara dan penumpang laki-laki.

Kemudian motor melaju dengan kencang. Semua orang berteriak "woy konflik rumah tangga dibawa kejalanan". Si ibu disamping saya juga teriak "sama istri ko kasar pak, suami macam apa lo". Saya hanya tersenyum saja.

Menyikapi peristiwa tersebut hendaknya suami atau istri jika ada masalah dalam rumah tangga selesaikan didalam rumah. Andaikan ada anak dirumah upayakan pertikaian tidak diketahui anak.

Konflik dalam tangga adalah hal wajar. Konflik dapat mendewasakan satu sama lain. Bagaimana memecahkan masalah dalam keluarga dengan bijak untuk mencari solusi. Bukan malah merasa benar sendiri. Bahkan jika perlu mengalah untuk menang jika dapat meredam konflik, mengapa tidak.

Bahkan jika mengacu kepada ajaran Islam. Saat sedang marah tidak boleh lebih dari 3 hari. Mengapa harus menunggu 3 hari jika saat terjadi konflik dapat segera diselesaikan dengan permohonan maaf atau saling memaafkan.

Jika ada konflik di rumah tangga jangan pernah melibatkan orang dari luar rumah tangga terkecuali ada kata talaq/cerai atau ada kekerasan dalam berumah tangga/KDRT.

Saat memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai atau laporan kepolisian baru permasalahan konflik diungkap sebagai fakta hukum itupun didepan majlis hakim sidang pengadilan tinggi agama atau dengan ibu atau bapak orangtua kita saat memberitahukan permasalahan yang memicu perceraian.

Jika mengacu kepada pristiwa yang terjadi di atas alangkah bijaknya pristiwa itu jangan pernah terjadi. Konflik rumah tangga dipertontonkan dijalanan sampai ada tindakan KDRT. Sangat tidak manusiawi, jika ibu anak-anak diperlakukan tidak pantas oleh suaminya sendiri dengan cara yang sangat kasar.

Semoga saja para suami atau istri lebih bijak dalam menyelesaikan konflik rumah tangga. Mencari cara yang lebih tepat dan santun. Mampu menyelesaikan masalah tanpa menambah masalah.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali