Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Bahaya Kebocoran Data KK dan NIK saat Registrasi Kartu Prabayar
Kebocoran Nomor KK dan NIK.Sumber:https://www.tribunnews.com

Bahaya Kebocoran Data KK dan NIK saat Registrasi Kartu Prabayar

Sebuah niatan baik tentunya tidak terlepas dari halangan dan rintangan. Begitu halnya rencana pemerintah membuat data kependudukan menjadi satu kesatuan secara nasional yang diawali dengan konsep e-KTP yang sebelumnya bermasalah. Wajar saja karena proyeknya nasional sehingga sarat dengan problematika yang kompleks. Proyeknya triliunan sehingga banyak yang terlebih untuk mendapatkan keuntungan dengan cara keliru.

Hasil rekaman data melalui proyek e-KTP rencananya akan digunakan untuk semua berbagai pemanfaatan antarlembaga atau departemen baik pemerintah maupun swasta. Sehingga rekam jejak seseorang dalam membuat berkas apapun akan mudah diketahui.

Transfer data antar instansi ini menggunakan jaringan internet. Apakah aman tentu tidak karena ada juga kategori kejahatan dunia maya dimana pemerintah mengantisipasinya dengan membuat undang-undang informasi Teknologi dan Elektronik (ITE).

Hal yang diabaikan adalah kejahatan dunia maya. Komunitas-komunitas hacker yang bekerja secara individu ataupun berkelompok telah merajalela secara nasional maupun internasional. Perang antar hacker di dunia maya sangat kentara ketika antarnegara ada masalah. Penyebaran virus di internet. Meretasan situs-situs pemerintah dan pihak swasta. Bahkan ada kasus peretasan data perbankan untuk mengambil uang nasabah melalui jaringan internet. Info terbaru adalah bobolnya data penduduk berupa nomor Kartu Keluarga(KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kebocoran data ini sangat fatal. Data tersebut bisa digunakan oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab. Kebocoran tersebut bisa dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menjual belikan data tersebut atau melalui peretasan dunia maya.

Sebagau bentuk penyalahgunaan data nomor KK dan NIK. Data kita dapat digunakan untuk tindak kejahatan. Seolah kita yang melakukan karena datanya adalah data kita. Sehingga pelaku bebas melakukan apapun sedangkan kita terancam undang-undang ITE.

Kebocoran data ini harus segera disikapi terutama oleh para penggunakan kartu prabayar. Sebelum peristiwa yang tidak kita inginkan terjadi. Penyalahgunaan data kita untuk hal negatif adalah musibah, ini adalah rencana fitnah yang keji.

Pihak provider sudah mengantisipasinya ketika mendapatkan laporan ada kebocoran data. Kita dapat melakukan pengecekan kebocoran tersebut dengan melakukan instruksi tertentu sehingga apabila terdeteksi maka nomor prabayar yang disalahgunakan tersebut akan segera diblokir.

Menyikapi kondisi ini setiap orang berbeda responnya. Semuanya tergantung kapasitas diri yang bersangkutan. Bagi siapapun yang merasa terancam dengan kondisi ini patut untuk diwaspadai.

Kondisi ini pada akhirnya menimbulkan kekecewaan, kekhawatiran, dan ketidakpercayaan terhadap pihak terkait yang merekomendasikan untuk mewajibkan melakukan registrasi kartu prabayar. Ketidakamanan dalam perlindungan data masyarakat.

Semoga saja permasalahan bocornya nomor KK dan NIK ini tidak membawa masalah bagi diri kita. Aamiin

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Awalnya saya juga sempat enggan mengisi data ulang dengan nomer KK, baru di akhir Februari saya mengisinya.SEkarang sudah bulan Maret. Apakah ada rekan-rekan yang belum regristrasi dan nomernya diblokir?

11 Mar
Balas

Pasti ada by, ada sekitar 37 juta nomor pelanggan yang belum registrasi

11 Mar

Sy blm diblokir tuh, mmg ada ketidak percayaan dg sistem saat ini krn sdh banyak telah memberi kekecewaan

11 Mar
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali