Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Hujan di Senja Hari

Hujan di Senja Hari

Sejak pagi mentari seolah malu tuk menampakkan diri. Berbalut awan berselimut mendung terhampar laksana permadani yang membentang pada atap-atap cakrawala langit.

Menjelang siang mentari seolah tidak pernah beranjak dari peraduannya. Tetap tidak terlihat dimanakah posisi sang mentari berada. Mentari seolah terperangkap dalam mendungnya awan. Hujanpun tak kunjung turun. Hanya tiupan-tiupan semilir angin menerpa. Membawa uap air yang dingin saat menyentuh kulit.

Saat menjelang sore hari. Awan bergerak membentuk menara. Hitam menjulang tinggi. Kemudian tiupan angin membuat awan tersebar. Memicu suara mengelegar petir bersahutan. Hujan akhirnya turun disertai angin kencang. Bumi menjadi bahas. Makhluk bumi menyambut penuh suka cita.

Hujan berlangsung cukup lama. Walaupun demikian awan seolah tidak pernah habis. Mentari senja hari masih saja belum terlihat. Biasanya spektrum warna terlihat berupa lembayung sore. Ini sedikit pun tidak nampak. Seolah mentari tak kuasa menembus selimut awan.

Mentari seolah-olah esok dan lusa masih belum beranjak karena sang awan masih akan menyelimuti. Semoga saja sang angin akan merubah keadaan. Memberikan ruang pada mentari tuk bersinar pada esok hari. Memberikan kehangatan. Memberikan sinarnya untuk makhluk bumi.

Hujan di senja hari ini adalah anugerah terindah yang Allah Swt berikan kepada makhluk bumi. Semoga kita termasuk orang-orang yang bersukur atas segala nikmat yang Allah Swt berikan. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Luar biasa piliham diksinya Pak Mulya. Cerita hujan seolah hidup dengan segala atribut pelengkapnya, dari angin sampai lembayung senja. Ditunggu karya-karya hebat berikutnya.

03 Dec
Balas

Lagi belajar memilih diksi bak pujangga, alhamdulillah jika berkenan. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah.

04 Dec

Hujan yang indah ya pak, sehingga menjadi tulisan yang indah juga.

03 Dec
Balas

Seharian mendung, gerimis, petir, hujan deras, angin seharian mengalaminya sehingga mencoba menuliskannya. Terimakasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah.

04 Dec

Hujan selalu mbawa anugerah dan kenangan. Sukses selalu dan barakallah

03 Dec
Balas

Setuju bu, hujan adalah anugerah, juga sarat kenangan saat hujan ketika sedang berdua dengan sang pujaan hati. Terimakasih atas doanya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah juga buat ibu.

04 Dec

Hujan nya merata pak Mulya, kudus ya hujan sepanjang siang sampai malam ini. Musim hujan, hujan berkah. Salam sehat dan sukses selalu, barakallah.

03 Dec
Balas

Alhamdulillah hujan merata, anugerah dan rizki Dari allah Swt. Terima kasih atas doanya. Semoga ibu juga sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah.

04 Dec

Kemarin Purbalingga terang benderang, namun hari ini setengah hari siang sampai malam hujan belum berhenti

04 Dec
Balas

Sepertinya musim hujannya masih akan terus berlanjut sampai sekitar April 2019. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah.

04 Dec

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali