Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Hasil Jajak Pendapat Jumlah Mengedit Tulisan Pada Gurusianer Sebelum di Unggah di Gurusiana.
Gurusiana

Hasil Jajak Pendapat Jumlah Mengedit Tulisan Pada Gurusianer Sebelum di Unggah di Gurusiana.

Pada Tanggal 13 Maret 2019, Saya mengadakan jajak pendapat melalui tulisan yang berjudul “ Jajak Pendapat Jumlah Mengedit Tulisan pada Gurusianer Sebelum di Unggah di Gurusiana.” Hasil jajak pendapat tersebut tidak banyak direspon oleh gurusianer, saya maklum. Seperti kita ketahui bahwa setiap jam berdasarkan perhitungan saya di Gurusiana ada sekitar 16-20 tulisan yang diunggah. Sehingga tulisan saya yang isinya jajak pendapat untuk mengidentifikasi kebiasaan para gurusianer dalam mengedit tulisan sepertinya tenggelam, ibarat Kapal Titanik yang tenggelam karena menabrak gunung es di Kutub Utara.

Alhamdulillah tulisan ajakan jajak pendapat tersebut dilihat oleh 52 gurusianer. Memang saya tidak bagikan di grup facebook. Saya berpikir ini sifatnya internal saja pada blog Gurusiana. Walaupun demikian saya bersyukur ada para gurusianer yang mau berbagi inspirasi dengan memberikan komentarnya. Saya menuliskannya hari ini berharap ada tambahan komentar ternyata tetap berjumlah 8 komentar saja, tetapi tidaklah masalah.

Komentar jajak pendapat pada tulisan tersebut bukanlah orang sembarangan. Tiga diantaranya adalah gurusianer popular yang tentunya memiliki tujuan mulia yaitu berbagai pengalaman tentang bagaimana mereka mengedit tulisannya sebelum di unggah di blog Gurusiana. Pertanyaan yang saya ajukan adalah sebagai berikut.

Berapa kali gurusianer mengedit tulisan sebelum diunggah di Gurusiana?

1. Sekali tulis langsung di unggah

2. Edit 1 kali

3. Edit 2 kali

4. Edit 3 kali

5. Edit 4 kali

6. Edit 5 kali

7. Edit lebih dari 5 kali

8. Edit tidak mengacu jumlah, jika sudah ok unggah

Berikut ini komentar mereka.

No

Nama Gurusianer

Komentar

1.

Pak H. Ahmad Syaihu

Kebiasaan saya langsung tulis di Gurusiana, setelah unggah baru baca ulang kalau ada yang salah atau diingatkan pembaca baru diedit, maklum biasa MSJ (menulis sekali jadi).

2.

Bunda Raihana Rasyid

Paling sedikit dua kali. Namun, setelah diunggah sering pula dilakukan editing.

3.

Ibu Doktor Siti Ropiah

Entah berapa kali saya lakukan. Untuk hal-hal yang update, lakukan swasunting, dirasa sudah oke, kirim deh. Namun untuk berita bukan hal yang update, lebih sering dibaca lagi, baca lagi, edit beberapa kali, baru dikirim. Tidak jarang pula gunakan KBBI, maklum kurang cerdas, sering lupa, hehehe.

4.

Abah Legimin Sukri

Aku pun berulang kali, bisa sampai 5 kali maklum, kebiasaan Abah ngomong orang lain yang menulis. Sekarang kedua-duanya.

5.

Bunda Marlupi

Dua sampai tiga kali. Itu pun terkadang masih ada kesalahan sehingga meaki sudah diunggah tetap diedit lagi.

6.

Bunda Dyahni Mastutisari

Bisa 5 kali lebih Pak..kadang setelah diunggah pun jika ketika dibaca masih perlu diperbaiki maka akan segera diedit kembali.

7.

Bunda Neni Lidia

Minimal baca 3 kali, sebelum diunggah

8.

Pak Abdul Karim Tohir

Saya nomor 8, editnya berulang2 bahkan sdh diunggahpun masih diedit, meski hanya judul

Berdasarkan delapan komentar tersebut, menunjukkan bahwa setiap gurusianer memiliki cara dan jumlah mengedit yang berbeda satu sama lain. Tujuannya tetap untuk menghasilkan tulisan yang terbaik. Memperhatikan tatatulis, diksi, dan pesan tulisan tersampaikan dengan bahasa seefektif mungkin. Tulisannya renyah, bergizi, sarat manfaat, dan tentunya dapat menginspirasi.

Apa yang dilakukan oleh kedelapan gurusianer yang memberikan komentar setidaknya bisa dijadikan rujukan bagaimana menulis dan menghasilkan tulisan terbaik versi mereka. Jika hal itu baik mengapa tidak gurusianer lain mengadopsinya tetapi tetap disesuaikan dengan diri sendiri masing-masing gurursianer. Itu hanya rekomendasi saja, selebihnya serahkan kepada pembaca. Berbagai tulisan apapun ketika proses editingnya sudah dilakukan maksimal hasilnya akan sangat luar biasa, selanjutknya biarkan saja tulisan-tulisan kita tersebut menemukan takdirnya sendiri.

Terima kasih kepada 8 gurusianer yang telah memberikan inspirasi untuk lahirnya tulisan ini. Semoga tulisan ini dibaca oleh para gurusianer yang menginginkan tulisan-tulisannya jauh lebih baik di Gurusiana melalui editing.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Sangat bermanfaat Pak Mulya.... Barakallah

14 Mar
Balas

Iya Bunda Desi Fatma. Alhamdulillah. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

14 Mar

Terimakasih untuk ilmu yang bermanfaat ini. Barakallah dan sukses selalu untuk Pak Mulya.

14 Mar
Balas

Apa yang orang lain lakukan, terkadang bisa menjadi sumber inspirasi. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

15 Mar

Terimakasih untuk ilmu yang bermanfaat ini. Barakallah dan sukses selalu untuk Pak Mulya.

15 Mar
Balas

iya bunda

15 Mar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali