Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya

Dinginnya Suhu Akibat Air Hujan Ibarat Selimut Dingin

Sejak kemarin sore hujan turun membasahi bumi Tangerang. Hal tersebut ternyata masih berlanjut sampai malam dan hari ini walaupun dengan intensitas rendah berupa gerimis-gerimis kecil tetapi stabil.

Saat semalam suhu begitu dingin, orang-orang kampung seolah enggan keluar rumah. Semuanya tetap didalam rumah. Saya coba keluar rumah tiupan angin begitu dingin seolah meresap kedalam kulit, badanpun ku pun menggigil.

Subuh ini hujan masih turun, suhu masih belum berubah. Dingin ibarat selimut alam. Ketiga putri ku pun harus bersiap diri berangkat ke madrasah. Mereka mengeluh "Dingin yah?". "Tdak apa-apa nak, setelah mandi pasti segar" jawab ku.

Mentari mulai keluar dari peraduanya, tak muncul karena tertutup awan. Hanya sinarnya menyeruak menerangi bumi. Ku keluarkan sepeda motor, ku panaskan mesin motor. Kondisi gerimis masih berlangsung.

Sebenarnya tidak tega rasanya ketiga putri ku kehujanan. Jangan pernah dibayangkan 1 sepeda motor bebek, membonceng 3 putri ku, membawa 4 tas termasuk tas ku.

Sulit jika harus mengunakan jas hujan dan helm. Saya memang agak nakal memaksakan kehendak. Tapi mau bagaimana lagi memang kondisinya demikian.

Kemudian motor ku kendarai, tiga putri ku kehujanan walaupun hanya gerimis Kata ku "Sabar yah nak, untuk belajar butuh pengorbanan. Jika tidak mau sekolah kelak kalian harus menahan pedihnya kebodohan". Tidak tega sebenarnya akan tetapi mereka harus tahu bahwa belajar itu butuh perjuangan.

Akhirnya sampai juga di madrasah tempat Ketiga putri ku sekolah. Hujan belum juga reda. Aku lanjutkan menuju tempat bertugas yang memang searah. Hujan masih juga turun sampai di lokasi.

Alhamdulilah hujan, hujan adalah rizki. Bersyukur saja dinginnya hujan adalah anugerah dari Allah Swt. Anggap saja dinginnya hujan ibarat selimut dingin alam. Memberikan suasana yang berbeda. Sangat begitu spesial.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Perjuangan dibalut syukur dg landasan husnuzh zhan. Sukses selalu dan barakallah

09 Nov
Balas

Alhmadulilah bu. Terimakasih doanya bunda. Ibu juga sehat dan sukses selalu. Barakallah.

09 Nov

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali