Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya

Mawar adalah Simbol Derita Korban Perkosaan

Tulisan ini adalah cerita sebenarnya. Saya menuliskan karena mengetahui cerita ini dalam rentangan waktu yang lama. Bertahun-tahun, saya berpikir cerita ini telah selesai. Mengapa saya ingin menuliskannya karena ada hal yang luar biasa yang membuat saya ingin menuliskannya.

Hal luar biasa tersebut yaitu kembalinya anak hasil pemerkosaan tersebut, awalnya anak tersebut, diinformasikan meninggal dunia di rumah sakit pada saat persalinan dan dikebumikan.

Ternyata anak tersebut dikembalikan oleh orang tua angkat dengan dalih pancingan anak. Orangtua tersebur karena telah berhasil memiliki 3 anak, maka anak Mawar dikembalikan. Setelah 17 tahun tersebut anak itu dikembalikan kepada ibu kandungnya. Sehingga saya tertarik untuk menceritakannya melalui tulisan ini.

Sebut saja namanya Mawar. Terlahir dari 10 bersaudara. Akan tetapi yang membedakan tubuhnya berbeda dengan anak perempuan umumnya. Postur tubuhnya tidak sampai satu meter. Hinaan anak-anak selalu terdengar dengan sebutan orang kate. Semua saudara kandungnya yang lain bertubuh normal.

Saya mengenal Mawar begitu tegar. Walaupun dengan kondisi tubuh yang tidak normal. Hidupnya tidak pernah menutup diri. Bahkan Mawar menawarkan diri untuk membantu menjualkan barang dagangan apapun jenisnya. Bayarannya diserahkan kepada pemilik barang dagangan, berapapun akan diterima secara ikhlas.

Sampai pada suatu hari Mawar muntah-muntah, waktu ditanya sama orangtua alasannya masuk angin. Waktu terus berjalan perut Mawar semakin membuncit, akhirnya orangtuanya curiga lalu dibawa ke dokter. Hasil pemeriksaannya menunjukkan positif hamil.

Ketika diintrogasi oleh orangtuanya, Mawar tidak mau mengakui. Setelah didesak akhirnya menyebutkan siapa laki-laki yang telah memperkosanya. Ternyata pelakunya adalah pemuda tetangganya sendiri.

Pemuda dengan tubuh normal, sikap dan perilakunya baik. Tidak menyangka semua warga kampung bahwa pelakunya adalah pemuda tersebut. Setelah dikonfirmasi pemuda tersebut tidak mengakuinya dalihnya "Saya lelaki normal, mengapa saya harus memperkosa Mawar yang tubuhnya tidak normal".

Akhirnya warga kampung gempar, ulama setempat kemudian mengambil alih. Melalui musyawarah di Mesjid seluruh ulama dan tokoh masyarakat serta perwakilan masyarakat berkumpul. Meminta si pemuda untuk hadir. Saat pemuda itu datang disumpah dibawah Al Quran untuk berkata jujur akhirnya pemuda tersebut mengakui bahwa dirinya yang menghamili Mawar.

Peristiwa itu terjadi saat Mawar sedang di rumah sendirian. Sang pemuda itu karena bertetangga masuk lewat dapur sehingga terjadilah perbuatan tercela tersebut. Kejadian itu berulang-ulang terjadi sehingga benih itupun tumbuh berkembang di rahim Mawar.

Lalu masalah tersebut seolah selesai. Dengan jaminan bertanggungjawab. Ternyata bukannya bertanggungjawab malah si pemuda itu hilang seolah ditelan bumi.

Saat kandungan Mawar mencapai waktu kelahirannya. Berdasarkan informasi dokter harus sesar karena lingkar panggulnya kecil. Mawar dibawa pulang kembali oleh orangtuanya. Kabar yang berhembus dari keluarga Mawar si bayi meninggal karena telat penanganan. Seolah kasus itu selesai. Mawar kembali hidup menjalani takdirnya hidup seorang diri, tanpa suami yang saat itu akan bertanggungjawab tetapi pergi entah kemana. Mengkhianati janjinya untuk bertanggungjawab.

Sang pemuda itu setelah bertahun-tahun ternyata telah kembali tetapi tidak bertanggungjawab atas perbuatannya terhadap Mawar. Bertahun-tahun seolah takdir telah selesai.

Ternyata Allah Swt maha tahu bagaimana akhir sebuah cerita. Warga kampung heboh bahwa orangtua yang mengangkat anak Mawar sebagai pancingan memulangkan anak tersebut. Akhirnya cerita lama yang awalnya dianggap sudah selesai ternyata kembali tersambung.

Anaknya Mawar bukannya meninggal karena telat penanganan akan tetapi diambil untuk pemancing anak. Apa mau dikata orangtua yang mengangkat anak tersebut setelah 17 tahun mengembalikan anak tersebut alasannya sudah mendapatkan anak pancingan 3 orang.

Akan tetapi faktanya anak hasil korban pemerkosaan tersebut bertubuh sama seperti ibunya yaitu Mawar. Anak lelaki usia 17 tahun tersebut memiliki postur yang sama seperti ibunya tetapi tubuhnya jauh lebih pendek dan badanya relatif kecil.

Terjawab sudah skenario yang dibuat keluarga Mawar dan fakta yang ditunjukkan oleh Allah Swt. Serapat-rapatnya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga. Kebenaran yah kebenaran.

Lalu bagaimana Mawar? Hidupnya kita lebih berat. Selama ini hidupnya sendirian dalam penderitaan harus bertambah dengan adanya anak yang tidak diinginkannya karena sang pemerkosa itu tidak bertanggungjawab. Anaknya seolah menuruni sifat Mawar selaku ibunya, sabar dan lebih banyak diam. Seolah dirinya ikhlas karena kehendak Allah Swt.

Sungguh sangat menyayat hati. Mawar tidak mengenyam pendidikan karena alasannya malu dengan keadaan fisiknya. Orangtua juga malah seolah mengamini. Saat terjadi peristiwa kelam tersebut anaknya tidak diinginkan. Ternyata anaknya kembali juga sama tanpa pendidikan. Sang pemuda yang seharusnya bertanggungjawab walaupun sekarang sering terlihat dikampung, hatinya seolah telah membatu.

Sungguh penderitaan Mawar seolah tidak mengenal akhir. Setidaknya Allah Swt tidak tidur, Allah maha adil atas semua amal baik dan buruk manusia selaku makhluk ciptaan-Nya. Allah pasti memiliki tujuan akan adanya kasus tersebut.

Penulis menuliskan ceritanya berharap setiap orang peduli terhadap lingkungan sekitar. Sehingga potensi-potensi penyimpangan sosial bisa dikurangi bahkan jika perlu jangan sampai terjadi.

Semoga kasus Mawar tidak terulang kembali. Cukup sudah Mawar yang menderita begitu juga anaknya. Jangan sampai kasus yang sama terulang kembali. Semoga. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Jika ini cerita beneran tidak adakah lembaga atau warga yg mw membantu nya memberi pekerjaan atau skill Keadilan hanya dtg dr Alloh SWT ... mdh mdhn lelaki pemerkosa tsb mendapat hidayah

12 Jun
Balas

Fakta, selama ini warga membantunya dengan memberikan pekerjaan. Walaupun upahnya seikhlasnya. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

12 Jun

Astagfirullah, tragis benar kisah Mawar Pak Mulya , semoga Allah segera turunkan bantuanNya. Sukses selalu dan barakallahu fiik

11 Jun
Balas

Iya Bu Vivi saya juga tidak tega tapi itulah fakta. Pahit, tidak terbayang jika terjadi pada salah satu anggota keluarga kita. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah bu Vivi

11 Jun

Ya Allah...Semoga dibalik penderitaan Mawar ada hikmah tersembunyi dari Yang Maha Pengasih...Turut prihatin Pak Mulya...Salam sehat dan bahagia...Barakallah..

11 Jun
Balas

Aamiin ya Allah semoga ada hikmahnya. Terima kasih atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

12 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali