Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya

Kloning Akun Media Sosial, Wasapadalah!

Media sosial zaman now seolah sudah menjadi kebutuhan utama. Ada media sosial khusus status, gambar, video, bahkan ketiganya. Siapa yang tidak mengetahui facebook, twitter, instagram, telegram, youtube, whatapp, dan lain sebagainya.

Ada orang yang menggunakan media sosial hanya untuk bersenang-senang saja. Menunjukkan eksistensi dirinya, apa yang sedang dilakukan, apa yang sedang dirasakan, curhat, unggah makanan, dan sebagainya.

Adapula yang menggunakan media sosial untuk hal yang bermanfaat seperti media dakwah, mencari jodoh, berjualan online, belajar, dan berbagi informasi positif lainnya.

Ada juga dampak negatif media sosial untuk hal negatif seperti berbagi gambar yang tidak pantas, menyebarkan hoax, penipuan, penculikan, perdagangan manusia, dan tindakan negatif lainnya.

Salah satu dampak negatif media sosial adalah penipuan. Modusnya sangat beragam. Terbaru atau mungkin sudah sejak lama adalah kloning akun media sosial. Mengapa kloning akun media sosial ini terjadi? Karena mudahnya dalam membuat akun. Tidak ada persyaratan khusus.

Jika bermain di media sosial tentunya tahu bagaimana membuat akun sangat begitu mudah. Bermodal email dan nomor handphone sudah bisa membuat akun media sosial. Nomor handphone walaupun harus registrasi dengan kartu keluarga dan NIK KTP bisa dibatalkan penggunaanya untuk satu provider saat tidak lagi digunakan. Bahkan ada berita bahwa satu kartu keluarga atau KTP bisa digunakan banyak nomor handphone.

Alhasil membuat akun baru sangat mudah. Lalu jika kita akan mendownload suatu gambar sangatlah mudah. Tinggal klik save, maka foto sudah bisa kita dapatkan.

Lalu jika seseorang akan membuat akun orang lain (kloning/duplikasi) menjadi mudah. Lain halnya jika akun media sosial dibajak/dihacker. Akun kita diambil alih oleh orang lain untuk kepentingan jualan online/fitnah. Wajar sekiranya polri membuat divisi kepolisian khusus untuk kasus cybercrime (kejahatan dunia maya) dengan ditandatangani dan berlakukannya UU ITE.

Buat akun kloning itu mudah, gunakan foto orang yang akan dikloning dengan mendowloadnya, maka jadilah akun seolah-olah mengatasnamakan orang lain. Modus ini dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan.

Umumnya penipuan seolah-olah mengatasnamakan orang yang ada di foto. Jika fotonya orang yang cantik seolah-olah dirinya adalah gadis tersebut kemudian melakukan penipuan. Jika akun yang dibuat menggunakan data orang lain, orang yang akunnya akan dikloning dipelajari terlebih dahulu sebagai modal pengetahuan awal untuk melakukan penipuan. Modusnya banyak mulai dari minta pulsa, transfer sejumlah uang, anggota keluarga kecelakaan, ditilang polisi, dapat undian, dan lain sebagainya.

Sudah banyak yang menjadi korban karena kurang waspada. Bagaimana cara mewaspadainya. Jangan mudah percaya terhadap informasi di media sosial. Setiap informasi harus di cek and ricek kebenaran apakah info itu hoax atau fakta.

Jika ada yang mengkonfirmasi sedangkan kita sudah berteman dengan yang bersangkutan. Bisa hubungi langsung via handphone mengapa ada konfirmasi ulang? Jika berdasarkan konfirmasi ternyata bukan teman kita yang mengajukan pertemaan maka dipastikan akun tersebut kloning/duplikat atau penipuan.

Waspadalah sebelum terlambat. Mengantisipasi itu jauh lebih baik setelah terjadi. Kekhawatiran itu penting apalagi jika akun mengatasnamakan kita melakukan berbagai penipuan. Kejahatan zaman now memang mengikuti perkembangan zaman. Waspadalah!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Waduh serem juga yah Pak. Saya mah gak ngerti pak. Sukses selalu dan barakallahu fiik

10 Jun
Balas

Biasa dumay bu Vivi. Terima kasih atas apresiasi dan doanya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah buat bu Vivi

11 Jun
search