Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Ciri-ciri Siswa/i Pejuang
Sumber:Pojoksatu.id

Ciri-ciri Siswa/i Pejuang

Sebagai pendidik tentunya kita dihadapkan dengan beragam karekteristik siswa/i yang berbeda. Pada dasarnya semua siswa/i adalah terbaik.

Sebagai guru kita berkewajiban untuk merangsang/memunculkan potensi diri siswa pada bidang akademik maupun non akademik.

Bidang akademik adalah prestasi pada mata pelajaran yang dipelajari dikelas. Identifikasinya sebenarnya mudah. Lihatlah nilai mata pelajaran yang tinggi. Apabila mata pelajaran nilainya rata-rata tinggi lakukan wawancara sehingga siswa/i tersebut untuk mengetahui minat bidang studinya. Kemudian setelah mengetahui minat siswa arahkan dan lakukan bimbingan intensif untuk dipersiapkan dalam berbagai ajang lomba bidang studi.

Sedangkan untuk bidang minat dan bakat. Arahkan siswa ke berbagai kegiatan ekstrakulikuler yang disediakan di madrasah/sekolah. Semakin lengkap organisasi ekstrakulikuler peluang siswa untuk aktualisasi bakat dan minatnya semakin besar. Sehingga potensi siswa di bidang bakat dan minat akan muncul. Itulah yang terus dikembangkan sehingga akan banyak prestasi yang akan diraih.

Setelah ada pembinaan dan pelatihan secara khusus. Berikan mereka motivasi untuk menjadi pejuang dalam berbagai lomba akademik maupun non akademik.

Tanamkan kepada mereka bahwa bukan hasil yang menjadi tujuan akan tetapi bagaimana proses menjalaninya sehingga hasil yang diraih sesuai dengan perjuangan maksimal yang telah kita lakukan. Sesuatu kesuksesan perlu diperjuangkan dengan bekerja keras.

Menjadikan siswa/i pejuang bukan disuapi akan tetapi ditanamkan tanggung jawab, fokus, motivasi, ulet, tidak mudah menyerah, minat belajar yang tinggi, cinta terhadap bidang studi yang dipilih/organisasi ekstrakulikuler yang digeluti.

Dengan demikian akan muncul semangat totaliter berjuang dengan belajar dan latihan untuk melakukan proses terbaik. Hasilnya pasti sesuai dengan harapan. Walaupun sang penentu akhir adalah Allah. Sempurnakan dengan berdoa supaya Allah meridhoi setiap perjuangan yang dilakukan.

Berdasarkan pengalaman saya, beberapa ciri siswa/i pejuang yaitu:

  1. Nilai mata pelajaran stabil, siswa/i pejuang saat belajar di kelas hampir seluruh mata pelajaran nilainya stabil yaitu nilai tinggi. Apabila Nilainya amat baik maka hampir semua nilainya amat baik. Ini membuktikan bahwa siswa/i tersebut memiliki konsep belajar terbaik yang dijalaninya selama ini untuk seluruh mata pelajaran. Kendalanya belajar bukan hambatan akan tetapi harus diperjuangkan untuk diselesaikan.
  2. Karakter Individunya Unggul, siswa/i memiliki sikap dan perilaku baik. Menghargai guru, empati sama teman sekelas, berkata-kata baik, aktif saat belajar, mengerjakan tugas tepat waktu, berani mengungkapkan pendapat, tidak mudah menyerah, berani bertanya, dan lain sebagainya. Semua karakter baik ada pada siswa tersebut.
  3. Aktif saat belajar dikelas, siswa/i pejuang termasuk siswa aktif dikelas seperti bertanya, menjawab pertanyaan, mengumpulkan tugas, aktif berdiskusi, membuat kelompok belajar hidup, dan membuat suasana kelas hidup.
  4. Tidak memiliki hambatan komunikasi, siswanya pejuang tidak memiliki hambatan komunikasi dengan guru maupun teman sekelasnya. Dalam pembelajaran maupun aktivitas keseharian dikelas.
  5. Cepat dapat mengatasi permasalahan, siswanya cepet dalam menyelesaikan masalahan. Permasalahan belajar maupun pergaulan dengan teman sekelas/organisasi. Siswanya cerdas dalam mengambil sikap terbaik.

Saya berkeyakinan siswa/i pejuang itu telah memiliki dasar terbaik di keluarganya. Sehingga disekolah/madrasah tinggal mengembangkannya.

Ada juga kasus siswa yang dikeluarganya kurang harmonis akan tetapi di sekolah/madrasah mau mendengarkan guru dan mengikuti aturan madrasah sehingga mereka dapat sukses di pendidikan sampai dengan lulus.

Menciptakan siswa pejuang perlu sinergitas antara keluarga dirumah dan sistem belajar di sekolah/Madrasah. Apabila sistem dirumah buruk maka sistem di sekolah/madrasah akan berdampak buruk terhadap perkembangan siswa. Begitu juga sebaliknya. Idealnya baik dirumah dan baik pula di sekolah/madrasah.

Semoga saja siswa/i kita dapat menjadi pejuang untuk dirinya sendiri dalam belajar maupun bersosialisasi dengan temannya. Sehingga dapat berprestasi pada bidang akademik maupun bakat dan minat.

Kultur pendidikan terbaik merupakan bekal yang mumpuni untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Semoga mereka akan sukses hidupnya kelak dengan jalan hidup yang mereka pilih.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali