Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya

Apakah Bimbingan Belajar Suatu Solusi?

Sekolah adalah lembaga pendidikan formal dari tingkat terendah sampai dengan level tertinggi. Terkadang siswa memiliki kendala belajar saat di sekolah. Apakah kesulitan memahami materi pelajaran, tugas, atau pekerjaan rumah (PR) yang diberikan guru. Hal tersebut dimaklumi karena dalam setiap rombongan belajar menurut undang-undang maksimal perkelas 36 siswa. Bahkan masih ada siswa yang jumlahnya perkelas 40 siswa.

Pada sekolah dengan jumlah siswanya yang relatif banyak terkendala kekurang faham materi karena masalah kuantititas siswa, ada perasaan segan terhadap gurunya, materi pembelajaran menumpuk pada satu hari yang sama misalnya 8 jam pelajaran penuh seharian sehingga belajar tidak fokus, mengunakan pakaian seragam, dan kendala lainnya. Maka karena adanya kendala tersebut ada sebagian siswa beranggapan bahwa bimbingan belajar (bimbel) adalah sebuah solusi.

Bimbel menawarkan cara belajar yang berbeda dibandingkan sekolah. Siswa dapat memilih waktu belajarnya sendiri. Kelasnya relatif kecil supaya pembelajaran lebih optimal. Suasana kelas lebih nyaman dan ber AC. Pakaian saat belajar boleh bebas. Waktu belajar bisa menyesuaikan. Saat belajar memanggil tutor dengan panggilan kakak supaya tercipta nuansa keakraban. Terkadang modul belajar memudahkan siswa memahami materi ditambah dengan latihan soal. Selain itu juga ada kesempatan untuk konsultasi secara langsung dengan tutor sampai memahami materi.

Baiknya mengikuti bimbingan belajar datang dari keinginan siswanya sendiri secara sukarela. Bukan karena paksaan dari orangtua yang mengetahui bahwa putra/inya mengalami penurunan prestasi belajar pada suatu bidang studi tertentu. Selain itu juga ikut bimbel jangan karena ikut pacar yang sama-sama mengikuti bimbel.

Belajar disekolah berjalan seperti biasa. Mau ikut bimbel silahkan untuk meningkatkan prestasi belajar atau mencari solusi belajar. Belajar adalah bicara kenyamanan. Semakin nyaman belajar maka daya serap terhadap materi semakin besar. Sehingga prestasi tertinggi saat belajar tercapai dan sukses penilaian harian, ulangan akhir semester/ulangan kenaikan kelas, ujian sekolah, ujian nasional, bahkan seleksi masuk bersama perguruan tinggi negeri.

Apapun dalam hidup sebatas untuk melakukan hal yang baik mengapa tidak. Tentunya bimbel juga membutuhkan biaya yang tidaklah murah. Sehingga setiap siswa harus bertanggungjawab terhadap pilihan hidupnya.

Bimbel ada pengorbanan biaya yang dikeluarkan oleh orangtua. Setiap siswa harusnya menghargai pengorbanan orangtuanya bagi anaknya. Semoga saja tujuan bimbel dapat tercapai sesuai dengan harapan setiap siswa. Aamiin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bimbel diperlukan hanya jika orang tuanya tidak mampu mengajarkan anak di rumah misalnya karena materi yang tidak dipahami. Tetapi untuk anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar terutama kelas 1 SD alangkah baiknya jika orang tuanya sendiri yang mengajarkan atau mengulang pelajaran di rumah. Terjalin komunikasi dan tersalur kasih sayang kepada putra-putri tercinta.

04 Oct
Balas

Setuju bu, bimbel hanya sesuai kebutuhan. Akan tetapi interpretasi tentang pentingnya bimbel berbeda pada setiap orangtua

04 Oct

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali