Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya
Belajar Dari Gempa Gunung Rinjani
traveling yuk. com

Belajar Dari Gempa Gunung Rinjani

Indonesia merupakan negara gempa bumi. Mengapa demikian karena Indonesia berada didaerah tumbukan (subduksi).

Wilayah Indonesia merupakan daerah konvergen (tabrakan lepeng bumi). Tiga lempeng dunia berada di daratan dan lautan Indonesia. Lempeng Samudera Hindia menabrak lempeng Eurasia (daratan Indonesia) sama halnya dengan lempeng samudera pasifik juga menabrak.

Kondisi tersebut menyebabkan adanya pengangkatan pada lokasi subduksi sehingga membentuk deretan pegunungam busur dalam dan dalam.

Busur dalam terdapat banyak guung api akibat adanya diaterma (pipa kawah) yang kemudian magma naik membentuk krucut gunung api. Sedangkan pada busur luar adanya patahan yang membentuk palung dan berpotensi menjadi pusat gempa dasar laut sehingga ancaman tsunami selalu ada.

Bentukan akibat tabrakan lempeng menciptakan keindahan alam ibarat surga dunia, suhunya yang sejuk, berbagai keanekaragaman flora dan fauna, serta budaya masyarakat yang beranekaragam karena beradaptasi dengan lingkungan. Kondisi tersebut menjadi destinasi wisata Indonesia yang banyakparkunjungi para wisatawan dalam dan luarnegeri.

Akan tetapi kesemua keindahan itu Allah memberikan peringatan, bahwa ada potensi bencana alam gempa bumi yang mengancam.

Gempa bumi merupakan getaran pada lempeng bumi akibat keluarnya magma ke permukaan bumi (gempa vulkanik), patahan lempeng bumi di daratan maupun lautan (tektonik), runtuhan dinding goa (runtuhan/terbang), jatuhnya meteror ke Bumi (ekstraterestrial).

Pusat gempa bumi didalam bumi disebut hiposentrum jika memenuhi syaratnya akan berpotensi tsunami sedangkan pusat gempa dipermukaan bumi rambatan hiposentrum ke permukaan bumi disebut episentrum.

Wilayah pusat gempa dipermukaan bumi akan mengalami kerusakan. Besarnya resiko kerusakan dipengaruhi besar kecilnya skara ricternya, luasnya wilayah patahan, dan tingkat kedalaman hiposentrum. Jika indikator gempa dahyat terpenuhi maka setiap orang harus bersiap diri menghadapi gempa bumi minimal tidak menjadi korban.

Lalu apakah gempa bumi bisa diprediksi atau tidak, gempa bumi hanya dapat diketahui lokasi akan terjadinya masalah waktu kejadiannya sangat relatif. Jadi harus waspada pada lokasi-lokasi pertemuan lempeng. Apakah ada berada di lokasi pertemuan lempeng? Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tengga, dan Papua, Maluku, dan Sulawesi.

Beberapa waktu yang lalu terjadi gempa bumi di Nusa Tenggara tepatnya di pulau Lombok, Gunung Rinjani. Gunung merupakan objek wisata terutama para pencinta alam/pendaki. Lalu apa yang harus dilakukan jika sedang berada di gunung kemudian mengalami bencana gempa bumi.

  1. Waspada, ketahuilah bahwa gunung yang akan kunjungi/mendaki berpotensi meletus/gempa bumi karena berada pada zona subduksi. Jika kita telah mengetahui saat terjadi gempa bumi tidak panik dan tahu apa yang harus dilakukan.
  2. Bawalah tali khusus, jika terjadi gempa bumi, tali dapat dikaitan dikaitkan ke tubuh atau pohon supaya kita tidak jatuh ke jurang.
  3. Hindari berada di lereng, mengapa? lereng berpotensi longsor saat terjadi gempa bumi. Lalu harus bagaimana jika saat terjadi gempa bumi kita sedang berada di lereng? Bencana longsor akibat gempa bumi terjadi tidak secara langsung akan tetapi diawali luncuran tanah yang sifatnya bertahap, jangan panik lakukan segala macam upaya untuk menghindari lereng.
  4. Jangan panik, kadang panik akan membuat kejadian fatal. Berupaya tetap tenang saat terjadi gempa bumi sehingga dapat melakukan melakukan hal yang tepat dan benar.
  5. Menyimpan nomor-nomor penting pada handphone sehingga dapat menghubungi pihak berwenang saat terjadi bencana. Jika kesulitan sinyal bisa mempergunakan alat komunikasi satelit.
  6. Saat akan melakukan pendakian gunung selalu melapor kepada petugas setempat berapa orang yang melakukan pendakian sebelum dan setelah mendakian sehingga memudahdan melakukan pendataan jika terjadi musibah gempa.
  7. Jangan abaikan ibadah kepada Allah dan sertai doa sehingga saat melakukan wisata/pendakian Allah dapat memberikan kemudahan dan keselamatan.

Indonesia sebagai negara gempa rakyatnya harus sadar sehingga dapat beradaptasi. Beradaptasi artinya mengetahui apa yang akan dilakukan jika terjadi gempa bumi dimanakan kita sedang berada. Allah memberikan bencana tentunya memberikan pelajaran berharga kepada umatnya dan khususnya rakyat Indonesia yang berada didaerah rawan bencana gempa bumi ataupun sedang berada dilokasi karena sedang berwisata/berkunjung.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali