Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, dan memancing....

Selengkapnya

30 Menit Menjelang Berbuka Puasa

Saat bulan ramadan menyiapkan buka puasa adalah hal rutinitas ibunya anak-anak di rumah. Sebagai kepala rumah tangga saya memantau dan tempat acc menu apa yang akan menjadi menu berbuka.

Diskusipun terjadi, istri menyiapkan semua keperluan untuk berbuka puasa. Jika perlu dimasak yach dimasak seperti kolak pisang, goreng bakwan, risol goreng, bukaan kukusan, dan lain sebagainya.

Jika ada menu buka yang harus dibeli, tinggal menyalakan sepeda motor, pergi deh untuk membelinya seperti kurma, air kelapa muda, tempe mendoan, sate padang, cendol, dawet, es kepal milo, dan lain-lain.

Saat berbuka simple saja sebenarnya ada minuman, makanan ringan, dan buah sudah lebih dari cukup.

Menu makanan berat sudah dimasak sore hari juga menjelang magrib sehingga semuanya tersaji saat magrib. Walaupun untuk makanan berat disantapnya bada tarawih.

Sudah seharusnya sebagai suami berterimakasih kepada ibunya anak-anak atas segala upayanya menyediakan kebutuhan berbuka puasa. Sesekali saya bertanya kepada istri kapan-kapan kita buka puasa di luar. Jadi bunda bisa istirahat menyiapkan menu berbuka sambil memeluk tanda sayang.

Saat menu telah tersaji, anak-anak menanti waktu berbuka puasa. Kami keluarga muda anak tiga semuanya usia MIN/SD sulung kelas 5, tengah kelas 3, dan sibungsu kelas 2. Celoteh mereka adalah khas dunia anak-anak. Sangat ramai dengan karakter pribadi masing-masing yang berbeda.

Menjelang berbuka kami semuanya di depan TV. Saya istri dan anak-anak. Kami makan lesehan di depan TV maklum keterbatasan ruang.

Si sulung berkata " yah remote TV mana" kata saya "nih, buat cari gelombang TV apa" jawab si sulung "mau cari TV yang menyiarkan azdan lebih dulu biar kita segera berbuka puasa". Ibunya anak-anak teriak "kakak". Saya hanya tersenyum "ka berbuka puasa tunggu adzan di mesjid sebelah rumah, karena setiap wilayah berbeda waktunya" sikap si sulung hanya semeringah, "iya yah".

Kemudian saat adzan berkumandang kami membaca doa berbuka puasa bersama. Bacaan doa anak-anak dipercepat sepertinya karena ingin segera berbuka puasa.

Pilihan pertama air mineral/teh manis baru kemudian menu yang lainnya. Saya mengingatkan sebagai kepala keluarga bahwa waktu magrib sangat singkat, segerakan ambil air wudhu dan menunaikan salat magrib. Saya pun segera menuju ke mesjid untuk menunaikan salat magrib berjamaah.

Bagi kami sebagai keluarga kecil itulah rutinitas menjelang berbuka puasa. Selamat berbuka puasa kepada seluruh gurusianer.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Selamat berbuka puasa Pak Mulya

12 Jun
Balas

Sama-sama bu, selamat berbuka puasa juga

12 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali