Mulya

Guru Geografi di MAN 2 Tangerang, Banten sejak tahun 2011 s.d sekarang. Aktivitas utama mendidik, selebihnya berkebun, menulis, berorganisasi, fotografi, dan me...

Selengkapnya
1 Syawal 1440 H, Pemuda itu Berpulang
Menggali liang lahat untuk proses pemakaman. Dokumentasi Penulis

1 Syawal 1440 H, Pemuda itu Berpulang

Saat hari raya lebaran, saya mendengar berita duka cita bahwa seorang pemuda yang biasa dipanggil Mukri telah meninggal dunia.

Saya menuliskannya saja saat hari raya tidak kuasa. Baru hari kedua dapat menuliskannya. Bertolak dari makna hari raya sebagai hari kemenangan bukannya hari kematian. Akan tetapi semoga saja tulisan ini bisa menjadi pembelajaran. Bahwa kematian bisa datang pada saat apapun, tak terkecuali hari raya Idul Fitri sekalipun.

Pemuda itu adalah orang baik. Supel, suka bergaul, tidak pernah mendengar beliau berbuat buruk. Empat hari menjelang hari raya badannya kejang dan sesak nafas. Dibawa kerumah sakit dan mendapatkan perawatan, oleh pihak rumah sakit diizinkan pulang saat 1 hari menjelang hari raya. Tidak disebutkan sakit apa yang dideritanya. Secara fisik tidak ada tanda-tanda bahwa Mukri sedang sakit. Kemungkinan terkait organ penting tubuh jantung atau kegagalan fungsi organ tubuh penting lainnnya.

Allah berkendak lain. Saat malam takbiran sang pemuda itu anfal dan menghembuskan napas terakhirnya dikediaman orangtuanya. Kesedihan pecah pada keluarga tersebut saat di malam kemenangan.

Tubuh pemuda itu terbujur kaku di malam takbiran, tertutup kain. Saat pagi semua orang berkumpul di mesjid untuk melaksanakan salat Idul Fitri. Pada wajah para jamaah ada rona kebahagian berbeda terbalik dengan keluarga pemuda tersebut. Menanti proses pengurusan jenazah sambil melantunkan ayat-ayat Al Quran di samping almarhum.

Pasca salat Idul Fitri warga berduyun-duyun melayat dan mengucapkan bela sungkawa. Sebagian para bapak-bapak menuju pemakaman untuk menggali liang lahat. Ada ironi dipemakaman ada yang berziarah ke makam dengan menggunakan baju baru sisi lain bersebelahan sedang menggali liang lahat dan bersiap-siap menyambut jenazah yang akan dimakamkan.

Mesjid juga bersiap kedatangan jenazah untuk di salatkan. Proses penyiapan perlengkapanan jenazah juga dilakukan pasca amil/lebe kampung (orang yang tugasnya memandikan jenazah dan mengkapanin warga yang wafat) bersilaturahmi pada keluarganya. Sehingga proses pengurusan jenazah relatif lama.

Kematian memang takdir dari Allah Swt, menurut informasi pemuda itu mempunyai hobi memancing ikan saat malam sehingga kurang istirahat. Siangnya bekerja sebagai tukang ojek dengan selalu membawa sepeda motor kemanapun tanpa jaket. Kebiasaan lainnya selalu minum kopi tanpa makan terlebih dahulu dan kurang mengkonsumsi air putih. Entahlah ada keterkaitan dengan kematiannya secara medis atau tidak.

Berbicara kematian, jika secara medis baiknya seseorang menjalani pola hidup sehat, makan empat sehat lima disempurnakan dengan susu, istirahat yang cukup, mengkonsumi air putih yang cukup, olahraga secara rutin, dan memeriksakan kesehatan secara rutin. Insya Allah berumur panjang karena bentuk ikhtiar menjaga tubuh sebagai titipan Sang Ilahi.

Berbeda jika takdir Allah sudah berkendak. Kematian bisa datang kapanpun, dimanapun, dan dengan cara apapun. Saat sang malaikat kematian datang tidak dapat yang bisa menghindarinya. Terkecuali melakukan silaturahmi karena dapat memanjangkan usia.

Semoga pemuda itu Allah Swt terima segala amal ibadahnya diampuni segala kekhilafannya. Dijadikan alam kuburnya taman surga. Kelak ditempatkan di Surga-Nya. Aamiin

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Aamiin ya Allah ya Rabb

06 Jun
Balas

Terima kasih bunda atas apresiasinya. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

06 Jun

Semoga husnul khatimah

06 Jun
Balas

Aamiin ya Allah

06 Jun

Usia seseorang ketentuan dari Allah, tak ada seorangpun yg bisa mempercepat ataupun memperlambat ketentuan NYA

11 Jun
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali